Ratusan anak muda di Kota Bogor, Jawa Barat, turun ke gelanggang tinju dalam ajang bertajuk 'Gladiator Bogor Arena'. Kegiatan ini digelar sebagai upaya menekan angka tawuran yang kerap melibatkan kalangan remaja.
Wali Kota Bogor, Dedie Rachim, mendukung penuh penyelenggaraan acara tersebut. Tahun ini, ajang yang sebelumnya digelar di Pakansari itu dipindahkan ke GOR Pajajaran dan diikuti oleh 156 peserta. "Alhamdulillah Gladiator Bogor Arena yang sebelumnya dilaksanakan di Pakansari, tahun ini bisa dilaksanakan di GOR Pajajaran dan diikuti oleh 156 peserta," ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu (1/8/2026).
Dedie menegaskan bahwa tawuran tidak membawa manfaat apa pun. Ia mengajak para pemuda untuk membuktikan prestasi di jalur olahraga bela diri. "Jadi stop tawuran, tidak ada gunanya. Tawuran itu cuma dua, luka masuk rumah sakit meninggal atau dipenjara," tegasnya.
Melalui kegiatan ini, Dedie berharap anak-anak muda dapat menyalurkan energi dan potensi mereka ke hal yang lebih positif. Sementara itu, Wakil Ketua Umum Pertina Pusat, Jovan, menyatakan bahwa pihaknya serius melakukan pembinaan terhadap generasi muda. "Kita sangat concern dengan kejadian-kejadian tawuran. Daripada kamu tawuran di jalanan, mendingan kamu tanding beneran di ring tinju sini. Ada wasitnya jelas, ada prestasinya, ada penghargaannya, ada hadiahnya," imbuhnya.
Artikel Terkait
Polisi Amankan Tiga Remaja Diduga Hendak Tawuran di Makassar, Busur Panah dan Petasan Disita
Polisi Tangkap 13 Remaja di Depok, Sita Celurit hingga Busur Panah
Polisi Bogor Amankan Dua Remaja yang Diduga Hendak Tawuran
Tawuran di Cilincing Tewaskan Pemuda, Tangan Korban Putus