Mantan kapten tim nasional Jerman, Bastian Schweinsteiger, mengusulkan Louis van Gaal sebagai kandidat pelatih baru Jerman setelah Julian Nagelsmann mundur pasca-Piala Dunia 2026. Usulan ini disampaikan Schweinsteiger saat menjadi pakar di saluran televisi ARD untuk turnamen tersebut. Asosiasi Sepak Bola Jerman (DFB) saat ini tengah mencari pengganti Nagelsmann yang terdepak setelah Jerman tersingkir di babak 16 besar oleh Paraguay.
Jika target utama mereka gagal didapatkan, Schweinsteiger menilai mantan pelatihnya di Bayern München itu adalah sosok yang paling tepat. "Jadi, jika Louis van Gaal memiliki energi dari segi kesehatan, ya, seratus persen. Dia juga akan sangat cocok. Dia adalah sosok yang mampu membangun sesuatu yang baru dan memiliki struktur," jelas Schweinsteiger.
Schweinsteiger memiliki hubungan erat dengan Van Gaal saat keduanya bekerja sama di Bayern München pada periode 2009 hingga 2011. Kerja sama tersebut menghasilkan kesuksesan besar bagi raksasa Jerman itu, termasuk raihan gelar ganda Bundesliga dan Piala DFB.
"Dia sudah membuktikan bersama timnas Belanda bahwa dia selalu mampu membawa mereka melaju jauh. Jika Jürgen Klopp tidak mengambil posisi itu, dia akan menjadi pilihan utama saya," tutur Schweinsteiger. Van Gaal tercatat pernah membawa Belanda melaju hingga semifinal Piala Dunia 2014 dan perempat final Piala Dunia 2022. Penunjukan pelatih asal Belanda itu akan mendobrak tradisi DFB yang selama ini selalu mempekerjakan pelatih berkebangsaan Jerman.
Meski memunculkan nama Van Gaal, posisi pelatih utama Jerman kemungkinan besar tetap akan jatuh ke tangan mantan manajer Liverpool, Jürgen Klopp. Berdasarkan laporan dari seorang pejabat DFB yang enggan disebutkan namanya, negosiasi dengan Klopp saat ini telah memasuki tahap akhir dan pengumuman resmi dijadwalkan pada awal minggu depan. Jerman dijadwalkan melakoni pertandingan internasional pertama di bawah pelatih baru pada 24 September 2026, yaitu laga UEFA Nations League melawan Belanda di Amsterdam.
Artikel Terkait
Belajar dari Titik Putih: Ketika Sepak Bola Berubah Jadi Urusan Satu Orang
Birokrasi Berbelit dan Diskriminasi Dorong Tenaga Kerja Asing Tinggalkan Jerman
Jaksa Jerman: Ledakan Pipa Gas Nord Stream Didalangi Ukraina
Kanselir Merz Dihujani Kritik Usai Unggah Dukungan untuk Timnas yang Kalah