Petenis Australia, Alex de Minaur, memastikan tempat di babak ketiga Wimbledon 2026 setelah menundukkan wakil Prancis, Adrian Mannarino, dalam tiga set langsung, Kamis (2/7/2026). Unggulan kelima ini menang dengan skor 6-3, 6-2, 6-2 di London, mencatatkan kemenangan tanpa kehilangan satu set pun untuk kedua kalinya dalam karier profesionalnya.
Meskipun melakukan tujuh kali kesalahan ganda dan sempat tampil kurang konsisten, de Minaur mampu menyelesaikan laga dalam waktu kurang dari dua jam di bawah terik matahari London. Kemenangan ini mengulangi hasil positif yang diraihnya atas Mannarino pada semifinal turnamen s'Hertogenbosch beberapa waktu lalu.
"Saya sangat senang bisa melaju. Saya merasa memulai pertandingan lebih baik daripada babak pertama, dengan lebih banyak niat dan keyakinan. Saya juga tahu betapa berbahayanya Adrian," ujar de Minaur.
Keunggulan utama de Minaur terletak pada performa servis pertamanya, yang memenangkan 80 persen poin. Ia melepaskan tujuh ace dan banyak servis yang gagal dikembalikan lawan. Mannarino, yang dikenal dengan gaya bermain tidak biasa, sempat menyulitkan ritme de Minaur, tetapi petenis Australia itu mampu meredam perlawanan sejak awal.
"Kami sudah sering bertemu, dan saya pikir kami berdua benci bermain melawan satu sama lain. Seperti yang kalian lihat, banyak pukulan datar dan rendah, tanpa banyak topspin," kata de Minaur.
Meski mendominasi, de Minaur memberikan 11 kesempatan break point kepada Mannarino, tetapi hanya dua yang berhasil dikonversi. Secara keseluruhan, de Minaur mencatatkan 20 pukulan pemenang berbanding delapan milik lawan, serta melakukan 10 kesalahan sendiri lebih sedikit.
"Saya harus menjalani perawatan punggung karena terlalu sering membungkuk," seloroh de Minaur.
Di babak ketiga, de Minaur akan menunggu pemenang laga antara Zachary Svadja dari Amerika Serikat melawan Kamil Majchrzak dari Polandia, yang pernah mengalahkannya di final s'Hertogenbosch.
Artikel Terkait
Alexandra Eala Bersiap Hadapi Maya Joint di Babak Kedua Wimbledon 2026
Kandas di Babak Kedua Wimbledon, Janice Tjen Fokus ke Ganda Putri
Emma Raducanu Mundur dari Wimbledon 2026 Akibat Cedera Fraktur Stres