Venezuela resmi memberlakukan masa berkabung nasional selama tujuh hari setelah gempa dahsyat berkekuatan 7,2 dan 7,5 magnitudo mengguncang negara itu pekan lalu. Pengumuman disampaikan Presiden sementara Delcy Rodriguez pada Rabu (1/7) waktu setempat, terhitung sejak pukul 18.00 waktu setempat atau 05.00 WIB.
Dua gempa besar yang terjadi pada Rabu (25/6) itu menimbulkan kerusakan parah dan menelan korban jiwa dalam jumlah besar. Hingga data terakhir yang dihimpun, sedikitnya 1.943 orang tewas dan lebih dari 10.500 lainnya luka-luka. Ketua Majelis Nasional Venezuela, Jorge Rodriguez, mengungkapkan bahwa hampir 6.500 orang berhasil diselamatkan dari reruntuhan di La Guaira.
"Jiwa Venezuela terkoyak oleh kehilangan nyawa yang disebabkan oleh gempa bumi yang menghancurkan," tulis Rodriguez di akun Telegram-nya.
Bencana ini juga diduga merusak atau menghancurkan 58.870 bangunan di berbagai wilayah. Pemerintah terus melakukan upaya pencarian dan evakuasi, sementara masa berkabung nasional diharapkan menjadi momen refleksi bagi seluruh rakyat Venezuela.
Artikel Terkait
Gempa Kembar Dahsyat di Venezuela Tewaskan Hampir 2.000 Orang, Warga Terancam Wabah Penyakit
Korban Tewas Gempa Kembar Venezuela Tembus 1.943 Jiwa
Balita Selamat Setelah Enam Hari Terjebak Reruntuhan Gempa Venezuela
30 Negara Kirim Tim Penyelamat ke Venezuela Pasca Gempa Dahsyat