Fabio Di Giannantonio mengaku penalti yang diterimanya usai bersenggolan dengan Marc Marquez di MotoGP Belanda sudah setimpal. Pembalap tim Pertamina Enduro VR46 Racing Team itu bahkan melihat kemiripan insiden tersebut dengan kejadian 11 tahun lalu, meski ia menegaskan itu hanya kebetulan belaka.
Duel sengit antara Di Giannantonio dan Marquez terjadi pada lap-lap akhir balapan di Sirkuit TT Assen, Minggu (28/6/2026) malam WIB. Insiden bermula di tikungan terakhir yang berbentuk chicane pada putaran ke-20 dari 26. Di Giannantonio mencoba menyalip Marquez dari sisi dalam, namun manuver agresifnya memaksa pembalap Spanyol itu keluar lintasan. Celakanya, Di Giannantonio sendiri juga gagal menikung sempurna.
Akibatnya, ia terpaksa melewati area berwarna biru di luar batas lintasan dan memotong jalur. Karena tidak kehilangan waktu setidaknya satu detik setelah aksinya, Steward FIM menjatuhkan hukuman long lap penalty kepada Di Giannantonio.
“Saat itu, ya, saya memang kesal. Saya memprediksi kena hukuman yang ringan karena memotong chicane, tetapi saat itu saya tidak ingat peraturannya,” aku Di Giannantonio, dikutip dari Motosan, Kamis (2/7/2026). “Ketika saya melihat long lap penalty, saya ingat. Saya juga salah karena tidak mencoba jalur long lap saat latihan. Saya biasanya mencobanya. Bagaimana pun juga, penalti itu sudah adil,” tambahnya.
Banyak pihak mengaitkan insiden ini dengan duel Valentino Rossi dan Marquez di MotoGP Belanda 2015. Namun, Di Giannantonio menepis anggapan tersebut. “Ketika saya lihat videonya, itu cukup menarik karena ada persamaan-persamaan. Hal-hal seperti ini terkadang terjadi, tetapi seringnya hanya kebetulan,” tutupnya.
Sementara itu, Marquez juga mendapat penalti mundur satu posisi di akhir lomba karena melanggar batas trek, termasuk saat duel dengan Di Giannantonio. Rider Ducati Lenovo itu harus puas finis di posisi ketujuh.
Artikel Terkait
Marc Marquez Desak Perubahan Area Gravel Sirkuit Assen Usai Rentetan Kecelakaan
Marc Marquez Desak Perubahan Gravel Assen Usai Rentetan Kecelakaan Parah
Marc Marquez Desak Perbaikan Gravel di Sirkuit Assen Usai Rentetan Kecelakaan
Ai Ogura Cetak Sejarah dengan Kemenangan Perdana di MotoGP Belanda 2026