All-Stars Surabaya Raih Juara Tiga MilkLife Soccer Challenge All-Stars 2026

- Minggu, 28 Juni 2026 | 13:42 WIB
All-Stars Surabaya Raih Juara Tiga MilkLife Soccer Challenge All-Stars 2026

All-Stars Surabaya memastikan tempat ketiga di ajang MilkLife Soccer Challenge All-Stars 2026 setelah menaklukkan All-Stars Yogyakarta dengan skor tipis 1-0. Gol tunggal Agnia Nurul Fadhila Rohman pada menit ke-23 menjadi pembeda dalam laga yang berlangsung ketat di Stadion Supersoccer Arena, Kudus, Minggu (28/6).

Sejak awal babak pertama, All-Stars Surabaya langsung mengambil inisiatif serangan. Namun, pertahanan rapat All-Stars Yogyakarta membuat mereka kesulitan menembus lini belakang. Peluang baru tercipta saat Agnia berhasil memanfaatkan celah dan menjebol gawang lawan.

Tertinggal satu gol, All-Stars Yogyakarta berusaha keras menyamakan kedudukan. Beberapa peluang diciptakan, tetapi belum ada yang berbuah gol hingga peluit panjang berbunyi. Hasil ini membuat All-Stars Yogyakarta harus puas di peringkat keempat.

Pelatih All-Stars Surabaya, Sai Dong, bersyukur timnya mampu bangkit setelah kekalahan di semifinal dari All-Stars Kudus dengan skor 2-1. "Saya bersyukur anak-anak masih punya semangat ketika kemarin sudah kalah. Bukan hal yang mudah bagi saya untuk membangkitkan mereka tetapi mereka punya tekad yang sama. Saya juga melihat anak-anak bisa menjalankan apa yang kami harapkan," ujarnya.

Ia menambahkan, para pemain mampu menerapkan strategi dengan baik, baik saat menyerang, bertahan, maupun di lini tengah. Termasuk penampilan kiper yang dinilainya cukup solid. "Termasuk kiper juga bermain bagus. Untuk kiper kami di babak pertama dan saya lihat tadi cukup melakukan perlawanan," terangnya.

Sai Dong juga menyoroti kekuatan tim peserta yang merata. Menurutnya, hal itu terlihat dari banyaknya pertandingan yang berakhir dengan skor tipis. "Hampir setiap tim memiliki kekuatan yang merata. Kalau kami lihat skornya banyak yang skor tipis saja. Hanya satu dua tim saja yang memang masih tertinggal. Itupun bisa dipahami dan dimaklumi karena mereka baru ikut dan persiapannya lebih pendek," ujarnya.

Ia berharap kualitas turnamen semakin baik di tahun-tahun mendatang. "Saya rasa secara kualitas cukup bagus. Tetapi saya berharap dengan bertambah usia tahun depan akan jauh lebih bagus lagi," imbuhnya.

Sementara itu, Pelatih All-Stars Yogyakarta, Tri Wulandari, mengakui keunggulan lawan. "Surabaya memang lebih siap, lebih beruntung, dan tim Jogja juga tidak patah semangat. Anak-anak sudah berjuang mati-matian. Hasil memang belum sesuai dengan harapan kita," katanya.

Tri mengapresiasi penyelenggaraan MilkLife Soccer Challenge All-Stars yang dinilainya memberikan dampak positif. Ia menceritakan perjalanan panjang dari coaching clinic untuk guru SD hingga akhirnya para pemain bisa tampil di ajang All-Stars. "Menurut saya sangat bagus dan semoga hal seperti ini berkelanjutan dan berjenjang," jelasnya.

Namun, ia juga menyoroti padatnya jadwal pertandingan yang menurutnya perlu dievaluasi. "Di tahun ini semua tim kompetitif, pertandingan sangat bagus dan menarik. Tetapi menurut saya ada yang harus dievaluasi dari putaran pertandingan. Di sini kami bermain dengan jadwal yang sangat padat. Tiap hari main, recovery juga kurang, apalagi untuk usia anak-anak. Keselamatan adalah di atas segalanya," ujarnya.

Pemain All-Stars Surabaya, Locita Waranggani Olah Nismara, mengaku senang bisa mendapatkan lawan seimbang. Pengalaman bermain di bawah tekanan menjadi pelajaran berharga. "Untuk teman-teman terima kasih sudah bisa berjuang bersama. Pencapaian juara tiga sudah bagus. Hal yang perlu diperbaiki permainan lebih cepat lagi," imbuhnya.

Di sisi lain, pemain All-Stars Yogyakarta, Aqilla Azahra Putri Yuana, tetap bersemangat meski timnya kalah. "Kami harus tetap semangat pantang menyerah untuk berjuang lagi. Kekalahan bukan berarti berhenti berjuang. Enggak boleh pantang menyerah," ucapnya. Ia juga mengaku senang bisa mencetak gol selama turnamen.

Pada sore hari yang sama, partai final mempertemukan All-Stars Kudus sebagai juara bertahan melawan All-Stars Jakarta. Laga puncak digelar pukul 14.00 WIB di Stadion Supersoccer Arena. Kedua tim belum pernah bertemu sebelumnya, dan All-Stars Jakarta berpeluang menciptakan juara baru.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags