Manajer Tim Nasional Argentina, Lionel Scaloni, memastikan akan melakukan rotasi besar-besaran dan mencadangkan Lionel Messi pada pertandingan terakhir Grup J Piala Dunia 2026 melawan Yordania di Stadion Dallas, Sabtu waktu setempat. Langkah ini diambil karena Argentina telah mengunci posisi puncak grup dan akan menghadapi Tanjung Verde pada babak 32 besar pada 3 Juli 2026, sementara Yordania sudah dipastikan tersingkir.
Messi, yang memimpin perburuan Sepatu Emas dengan lima gol, baru akan diturunkan dari bangku cadangan pada babak kedua. Lini depan akan diisi Julian Alvarez dan Lautaro Martinez sejak awal. Kondisi lini pertahanan lawan yang rapuh menjadi sorotan setelah gawang Yordania kebobolan lima gol dalam dua laga sebelumnya.
"Pertahanan Yordania menjadi kelemahan mereka di Piala Dunia 2026," kata Martin Green, pengamat sepak bola SportsLine. Ia menambahkan bahwa Yordania selalu mencetak gol dalam kekalahan 3-1 dari Austria dan 2-1 dari Aljazair, tetapi performa lini belakang mereka sangat goyah.
"Mereka mencetak gol di kedua pertandingan grup, tetapi tampil goyah di lini belakang saat kalah 3-1 dari Austria dan 2-1 dari Aljazair. Itu bukan pertanda baik menghadapi Argentina. La Albiceleste telah memenangkan sembilan pertandingan terakhir mereka, rekor yang berawal sejak Oktober 2025, dan kini tengah berada dalam kepercayaan diri yang tinggi," ujar Green.
Artikel Terkait
Debut Manis Lo Celso di Piala Dunia 2026, Gol Tendangan Bebas Bawa Argentina Kalahkan Yordania
Klasemen Akhir Grup K Piala Dunia 2026: Kolombia Juara, Kongo Cetak Sejarah
Jalan Ronaldo ke Podium Juara Piala Dunia 2026 Makin Terjal Usai Portugal Hanya Jadi Runner-up Grup
Warriors Bersabar Menanti Pemulihan Jimmy Butler, Tekanan untuk Bergerak di Bursa Transfer Menguat