Lionel Messi kehilangan sosok terpenting dalam hidupnya. Sang ayah, Jorge Messi, meninggal dunia pada usia 68 tahun setelah menderita sakit berkepanjangan. Kabar duka ini membuat kapten Timnas Argentina itu langsung terbang ke kampung halamannya di Rosario untuk menghadiri pemakaman yang digelar secara pribadi pada Minggu.
Kepergian Jorge membuat Messi absen saat Inter Miami bertemu Monterrey di ajang Piala Liga. Sebelum laga dimulai, para pemain memberikan penghormatan dengan mengheningkan cipta selama satu menit dan mengenakan pita hitam.
Setelah itu, Messi menyampaikan pesan emosional melalui akun Instagram pribadinya. Dalam unggahan panjang itu, ia mengungkapkan rasa kehilangan yang mendalam terhadap sosok yang tak hanya menjadi ayah, tetapi juga sahabat dan orang penting di balik perjalanan kariernya.
"Ayah, saya masih tidak percaya kamu sudah pergi. Semua ini belum terasa nyata, atau mungkin saya tidak ingin kenyataan ini benar-benar terjadi," tulis Messi.
"Sangat sulit membayangkan saya tidak akan melihatmu lagi, tidak akan berbicara denganmu lagi. Saya tahu kamu sudah menderita dan ini adalah yang terbaik, tetapi kamu pergi terlalu cepat. Kita masih memiliki begitu banyak hal untuk dinikmati bersama," lanjutnya.
Kisah di Balik Trofi Piala Dunia
Dalam pesan tersebut, Messi juga mengenang momen emosional menjelang Piala Dunia 2022. Sang ayah selalu memintanya untuk tampil di turnamen terbesar sepak bola dunia itu, meski kondisi kesehatannya kian menurun.
"Kamu terus meminta saya bermain di Piala Dunia terakhir itu, tetapi beberapa hari sebelum turnamen dimulai, kondisi kamu memburuk. Itu menjadi pertama kalinya kamu tidak hadir di sebuah turnamen," ujar Messi.
Messi mengaku tetap berharap Jorge bisa datang menyaksikan perjuangan Argentina. Ia bahkan terus mengatakan kepada sang ayah bahwa Argentina mampu mencapai final. Namun, setelah setiap pertandingan, pesan yang biasa ia tunggu tak kunjung datang.
"Setelah setiap pertandingan, saya menunggu pesan darimu dan merindukan mendengar kabarmu. Saat itulah saya menyadari seberapa serius situasinya," kata Messi.
Messi kemudian menceritakan momen final Piala Dunia 2022 saat Argentina menghadapi Prancis. Ia ingin mempersembahkan trofi tersebut kepada sang ayah, tetapi Jorge tidak bisa menyaksikan langsung momen bersejarah itu.
"Saya ingin memenangkannya agar bisa membawa trofi itu kepadamu dan menunjukkan trofi baru. Saya tidak bisa melakukannya; kaki saya benar-benar tidak mampu. Kali ini saya mencoba melewati batas fisik saya, tetapi saya tidak bisa. Saya tidak pernah merasa benar-benar baik," ungkap Messi.
Meski Jorge tidak hadir di stadion saat Argentina menjadi juara dunia, Messi menyebut keluarganya tetap menikmati perjalanan luar biasa tersebut. "Kita tidak menjadi juara, tetapi kamu tidak tahu betapa kami menikmati setiap pertandingan. Sekali lagi, kamu benar: saya harus berada di sana dan bermain," tuturnya.
Di tengah duka yang mendalam, Messi juga mengungkapkan kebingungannya. Ia bahkan mulai mempertanyakan masa depannya di dunia sepak bola. "Saya tidak tahu apa yang akan saya lakukan tanpa kamu; saya tidak tahu bagaimana melanjutkan hidup. Yang saya lakukan sepanjang hidup saya hanya bermain sepak bola, dan sekarang saya memiliki keraguan besar apakah saya akan terus melakukannya lebih lama lagi," tulisnya.
Bagi Messi, Jorge bukan hanya seorang ayah. Ia adalah sahabat sekaligus agen yang membantu perjalanan profesionalnya sejak kecil. "Kamu adalah seorang ayah, seorang teman, dan seorang agen. Kamu selalu menjadi sosok yang saya butuhkan di setiap situasi, dan kamu tidak pernah salah," ujar Messi.
Messi berjanji akan terus membawa nilai-nilai yang diajarkan sang ayah dalam membesarkan anak-anaknya. "Saya akan sangat merindukanmu, tetapi kamu akan selalu bersamaku, terutama dalam cara saya membesarkan anak-anak saya, karena saya mengajari dan membesarkan mereka seperti kamu dan Ibu membesarkan saya," tuturnya.
"Beristirahatlah dengan tenang dan jagalah kami dari atas seperti yang kamu lakukan saat masih di sini. Terima kasih untuk semuanya. Saya mencintaimu, Ayah," tutup Messi.
Artikel Terkait
Ancaman Bom dan Senjata Bayangi Messi Sepanjang Piala Dunia 2026
Gol Menit Akhir Rossi Bawa Monterrey Kalahkan Inter Miami Tanpa Messi
Messi Dipastikan Absen Lawan Monterrey Usai Ayahnya Meninggal Dunia
Messi Kembali ke Inter Miami Usai Final Piala Dunia, Masuk dari Bangku Cadangan