Megabintang Lionel Messi berpotensi dijatuhi sanksi oleh Major League Soccer (MLS) setelah terlibat insiden dengan pemain Philadelphia Union, Quinn Sullivan, dalam laga yang berlangsung Kamis (20/8/2026) di Subaru Park. Kejadian bermula dari tamparan di bagian tengkuk yang kemudian berujung adu kepala.
Dalam video yang beredar luas di media sosial, Messi terlihat beradu argumen dengan Sullivan sebelum mengangkat tangan dan menepuk bagian belakang kepala pemain tersebut. Sullivan merespons dengan mendekati Messi hingga keduanya saling berhadapan dan sempat menempelkan kepala dalam situasi yang memanas. Ketegangan mereda setelah wasit turun tangan.
Insiden ini kini berpotensi masuk dalam peninjauan Komite Disiplin MLS yang memiliki kewenangan menjatuhkan hukuman atas tindakan di luar batas permainan. Jurnalis Deporte Total, Jose Armando Rodriguez, melaporkan bahwa Messi berpeluang mendapat larangan tampil satu pertandingan sekaligus denda. Bolavip juga memberitakan bahwa komite akan mengevaluasi tindakan Messi sebelum memutuskan ada atau tidaknya sanksi.
Apabila hukuman larangan bermain benar-benar dijatuhkan, kapten Inter Miami itu harus menepi pada pertandingan MLS berikutnya yang dijadwalkan berlangsung akhir pekan. Messi sendiri sebelumnya pernah menerima hukuman akibat tindakan kontroversial di lapangan.
Riwayat Sanksi Messi
Pada Supercopa 2021, Messi dilarang tampil setelah memukul Asier Villalibre, pemain Athletic Club, dalam pertandingan yang berakhir dengan kartu merah. Insiden lain terjadi saat Argentina berhadapan dengan Chile pada Copa America 2019, ketika Messi terlibat perselisihan dengan Gary Medel. Dalam kasus tersebut, ia mendapat larangan bermain satu pertandingan yang kemudian diikuti skorsing tiga bulan dari pertandingan internasional setelah melontarkan kritik terhadap CONMEBOL.
Pujian Pelatih Philadelphia Union
Di luar kontroversi, Messi tetap menjadi pemain kunci dalam laga itu dengan menyumbangkan satu gol dan satu assist. Gol tersebut menjadi momen emosional karena merupakan gol pertamanya sejak ayahnya meninggal dunia. Messi menunjukkan kemampuan khasnya ketika bergerak dari sisi kiri, menusuk ke tengah, lalu melepaskan tembakan kaki kiri yang berakhir di gawang lawan.
Aksi itu membuat pelatih interim Philadelphia Union, Ryan Richter, memberikan pujian khusus. "Dia tidak membutuhkan ruang untuk mencetak gol," ujar Richter kepada Planet Football, dikutip Jumat (21/8/2026).
Artikel Terkait
Gol Pertama Messi Usai Sang Ayah Wafat, Inter Miami Ditahan Imbang Philadelphia
San Diego FC Takluk 1-3 dari Portland Timbers
Houston Dynamo Kunci Puncak Wilayah Barat Usai Taklukkan Vancouver
Duel Bintang MLS: Lewandowski dan Griezmann Siap Beradu di Chicago