Laga penentuan juara Super League 2025/2026 antara Persib Bandung dan Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Sabtu, 23 Mei 2026, pukul 16.00 WIB, dipastikan akan berlangsung dengan tensi tinggi. Pertandingan krusial tersebut akan dipimpin oleh wasit asal Korea Selatan, Ko Hyung-jin, yang dikenal memiliki reputasi tegas dan kerap mengeluarkan kartu.
Nama Ko Hyung-jin bukanlah sosok asing dalam kompetisi sepak bola Indonesia. Namun, reputasinya sebagai wasit yang sangat galak membuat laga antara Persib dan Persijap diprediksi akan berjalan dengan intensitas tinggi. Sepanjang musim 2025/2026 saja, ia telah mengeluarkan 98 kartu kuning, 5 kartu merah, dan 8 penalti dari berbagai kompetisi yang dipimpinnya.
Catatan tersebut menjadi peringatan keras bagi Persib Bandung. Tim berjuluk Maung Bandung itu hanya membutuhkan hasil imbang untuk memastikan gelar juara musim ini tetap berada di Bandung. Sementara itu, wasit berusia 43 tahun itu sebelumnya pernah memimpin satu pertandingan Persib, tepatnya saat menghadapi Persija Jakarta pada 11 Januari 2026. Dalam laga sarat gengsi tersebut, Ko Hyung-jin mengeluarkan kartu merah untuk pemain Persija, Bruno Tubarao, pada menit ke-53, dan Persib akhirnya memenangkan pertandingan dengan skor tipis 1-0.
Kehadiran Ko Hyung-jin kali ini membuat Persib wajib tampil disiplin dan menghindari pelanggaran yang tidak perlu. Pasalnya, wasit asal Korea Selatan itu dikenal tidak ragu mengeluarkan kartu maupun menunjuk titik putih jika terjadi pelanggaran di area berbahaya. Di sisi lain, statistik Ko Hyung-jin pada musim 2025/2026 cukup mencolok. Dari 22 pertandingan yang dipimpinnya, ia mengeluarkan 98 kartu kuning, 1 kartu kuning kedua, 5 kartu merah, dan 8 penalti. Catatan itu membuatnya dikenal sebagai salah satu wasit paling disiplin dan tegas musim ini.
Tak hanya di Liga Indonesia, Ko Hyung-jin juga dipercaya memimpin berbagai laga internasional dan kompetisi Asia. Dalam laga uji coba internasional, ia memimpin pertandingan Indonesia melawan Lebanon yang berakhir 0-0 dengan 7 kartu kuning, serta Jepang melawan Paraguay yang berakhir 2-2 dengan 1 kartu kuning. Di Korean Super Cup, ia memimpin Jeonbuk Hyundai Motors melawan Daejeon Hana Citizen yang berakhir 2-0 dengan 6 kartu kuning dan 1 penalti. Sementara itu, di K League 1, ia memimpin sejumlah pertandingan seperti Jeju SK melawan Gwangju FC (0-0, 6 kartu kuning, 1 kartu merah), Pohang Steelers melawan Bucheon FC 1995 (0-0, 3 kartu kuning, 1 kartu merah), Ulsan HD FC melawan Gwangju FC (5-1, 5 kartu kuning, 2 penalti), dan Gangwon FC melawan Ulsan HD FC (2-0, 5 kartu kuning, 1 kartu kuning kedua).
Di kompetisi AFC dan ASEAN, Ko Hyung-jin memimpin Shan United melawan Svay Rieng (0-3, 6 kartu kuning, 1 kartu merah, 1 penalti), Al-Nassr FC melawan Istiqlol Dushanbe (5-0, 4 kartu kuning), Sepahan FC melawan Al-Ahli SC (2-2, 4 kartu kuning, 1 kartu merah), Ratchaburi FC melawan Gamba Osaka (1-2, 5 kartu kuning, 1 penalti), dan Al-Duhail SC melawan Shabab Al-Ahli (4-1, 4 kartu kuning, 1 penalti).
Persib Bandung kini berada di ambang sejarah setelah menutup pekan ke-33 dengan kemenangan dramatis 2-1 atas PSM Makassar. Gol dari Thom Haye dan Julio Cesar membuat Maung Bandung kokoh di puncak klasemen dengan 78 poin. Kini, skenario juara sepenuhnya berada di tangan Persib. Jika Persib menang atas Persijap, mereka otomatis juara dengan 81 poin. Jika Persib imbang dan Borneo FC menang, Persib tetap juara karena unggul head to head meski sama-sama mengoleksi 79 poin. Jika Persib kalah dan Borneo FC gagal menang, Persib tetap juara.
Di sisi lain, Borneo FC Samarinda masih menjaga asa juara meski peluangnya lebih berat. Pesut Etam wajib menang atas Malut United di Stadion Segiri sambil berharap Persib kalah dari Persijap. Jika skenario itu terjadi, Borneo FC akan finis dengan 79 poin dan menyalip Persib yang tertahan di angka 78.
Artikel Terkait
Persijap Siap Gagalkan Pesta Juara Persib di Laga Pamungkas GBLA
Bobotoh Membeludak, Nobar Biru Jadi Alternatif Nonton Laga Penentuan Three-peat Persib
Persib Bandung dan Borneo FC Berebut Gelar, Madura United dan Persis Solo Bertahan Hidup di Laga Pamungkas Super League
Mariano Peralta Beri Kode Perpisahan di Instagram, Borneo FC Belum Bisa Pastikan Masa Depan Sang Striker