700 Personel dan 150 Motor Diamankan saat Amankan Nobar Persib di Cianjur

- Sabtu, 23 Mei 2026 | 12:45 WIB
700 Personel dan 150 Motor Diamankan saat Amankan Nobar Persib di Cianjur

Sebanyak 700 personel dikerahkan untuk mengamankan jalannya acara nonton bareng (nobar) serta arus lalu lintas pascapertandingan antara Persib Bandung melawan Persijap Jepara di wilayah Cianjur, Jawa Barat, pada Sabtu, 23 Mei 2026. Kapolres Cianjur, AKBP Alexander Yurikho Hadi, menyatakan bahwa berbagai pola pengamanan dan rekayasa arus telah disiapkan guna mengantisipasi lonjakan kendaraan serta menjaga kelancaran di jalur utama dan protokol kota.

“Kami sudah menggelar gladi pengamanan termasuk dengan personel gabungan dari dinas dan instansi lain, sehingga pengamanan maksimal dilakukan setelah laga Persib dan Persijap usai,” ujar Alexander di Cianjur, Sabtu, 23 Mei 2026.

Ratusan petugas akan disebar di sejumlah titik strategis, termasuk di lokasi-lokasi nobar yang digelar berbagai pihak di dalam kota. Fokus utama pengamanan, menurut dia, adalah pengaturan lalu lintas untuk mencegah kemacetan parah. Beberapa ruas jalan yang menjadi prioritas pengamanan antara lain Jalan Abdullah Bin Nuh, Tugu Lampu Gentur, Tugu Tauco, Pos Polisi Cepu 8, Jalan Adi Sucipta, Mangunsarkoro, Siliwangi, Siti Jenab, serta Jalan Raya Cianjur-Sukabumi, Jalan Raya Cipanas, dan Jalan Raya Ciranjang.

Sementara itu, pihak kepolisian juga melakukan razia kendaraan berknalpot bising sebagai langkah preventif menjaga ketertiban umum. Dalam operasi tersebut, sekitar 150 sepeda motor telah diamankan. “Penanganan dilakukan agar jalur utama dan protokol tidak terjadi kemacetan karena lonjakan kendaraan dari Bobotoh yang merayakan kemenangan Persib, sehingga masyarakat lainnya tetap dapat beraktivitas seperti biasa,” jelas Alexander.

Di sisi lain, ia mengimbau para pengendara, khususnya pengguna sepeda motor, untuk tidak menggunakan knalpot bising saat melakukan konvoi. Peringatan ini disertai ancaman sanksi tegas berupa tilang dan penahanan kendaraan di Mapolres Cianjur. “Jangan sampai euforia mengganggu kenyamanan karena knalpot bising memekakkan telinga dan jelas mengganggu ketertiban umum. Silakan merayakan kemenangan, tapi tidak berlebihan dan tetap tertib,” pesannya.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar