Gubernur Sultra Andi Sumangerukka Belum Pikirkan Maju Lagi di Pilgub 2029, Fokus Tuntaskan Tugas

- Sabtu, 23 Mei 2026 | 13:00 WIB
Gubernur Sultra Andi Sumangerukka Belum Pikirkan Maju Lagi di Pilgub 2029, Fokus Tuntaskan Tugas

Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, menegaskan bahwa dirinya belum memikirkan peluang untuk maju kembali pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulawesi Tenggara tahun 2029. Ia memilih untuk memusatkan seluruh perhatian dan energinya pada penyelesaian tanggung jawab serta program kerja yang tengah berjalan demi kepentingan masyarakat di wilayah tersebut.

Pernyataan tersebut disampaikan Andi Sumangerukka, yang akrab disapa ASR, sebagai respons terhadap isu politik yang mulai mengemuka. Isu itu muncul setelah ia menggelar diskusi dengan sejumlah perwakilan mahasiswa, yakni Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Halu Oleo, BEM Universitas Muhammadiyah Kendari, dan BEM Institut Agama Islam Negeri Kendari pada Kamis, 21 Mei lalu.

"Masih lama kok sudah sekarang diomongin ya. Jadi sebenarnya masih ada empat tahun. Nah, berikanlah kesempatan kepada saya dulu untuk bekerja," ujar ASR.

Menurut penjelasannya, berbagai pembicaraan yang berkembang terkait kontestasi politik lima tahun mendatang itu muncul dalam suasana diskusi santai bersama para mahasiswa. Dalam forum tersebut, ia mengaku lebih banyak menyampaikan pandangan mengenai esensi kepemimpinan dan besarnya tanggung jawab seorang pemimpin terhadap rakyatnya.

"Nah kalau bicara masalah isu, saya yakin itu mungkin cerita-cerita setelah saya bicara lepas dengan adik-adik. Saya memberikan gambaran bahwa untuk menjadi pemimpin ya harus siap berkorban perasaan," kata ASR.

Ia menambahkan, seorang pemimpin pada dasarnya harus rela mengorbankan kepentingan pribadi demi mengakomodasi kepentingan masyarakat yang lebih luas. Dalam diskusi itu, ASR bahkan secara langsung memberikan gambaran nyata kepada para mahasiswa mengenai beratnya beban yang harus dipikul oleh seorang kepala daerah.

"Saya kasih tahu sama adik-adik bahwa anda harus siap kalau ingin jadi pemimpin. Saya tunjukkan itu kursi gubernur, kalau mau duduk di situ harus siap dengan persoalan-persoalan seperti ini," jelasnya.

Terkait kemungkinan dirinya kembali mencalonkan diri pada Pilgub 2029, ASR menegaskan bahwa belum ada keputusan yang diambil. Ia menekankan bahwa prioritas utamanya saat ini adalah mengabdi dan menuntaskan pekerjaan pada periode kepemimpinan yang sedang berjalan.

"Saya bilang bahwa masih ada empat tahun untuk mengabdi terus. Bagaimana ke depan? Ya saya bilang belum tentu. Ada rekamannya saya bilang, belum tentu saya mau maju," ungkap ASR.

Lebih lanjut, ia menyebut bahwa keputusan soal maju atau tidak pada pemilihan mendatang tidak hanya bergantung pada dirinya sendiri. Menurut ASR, hal itu sepenuhnya akan mempertimbangkan keinginan masyarakat Sulawesi Tenggara serta restu dari pihak keluarga.

Oleh karena itu, ia meminta agar isu Pilgub 2029 tidak dibahas secara berlebihan pada saat ini. ASR menilai masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan demi kesejahteraan masyarakat Sultra.

"Yang penting kerja periode ini sekarang. Saya tidak mau memberikan komentar apakah saya maju atau tidak pada 2029, karena masih banyak pekerjaan. Jadi kalau saya bilang belum tentu maju, bukan berarti tidak mau maju lagi, tapi statusnya memang belum tentu. Kita mau bekerja saja dulu, step by step, masih jauh," tutupnya.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar