Aston Villa mengukir lembaran baru dalam sejarahnya. Klub asal Inggris itu berhasil meraih gelar juara Liga Europa untuk pertama kalinya setelah menaklukkan wakil Jerman, Freiburg, dengan skor telak 3-0 pada partai final yang berlangsung di Tupras Stadyumu, Kamis (21/5/2026) dini hari. Kemenangan ini sekaligus menegaskan dominasi mereka di kompetisi kasta kedua antarklub Eropa tersebut.
Sejak peluit pertama dibunyikan, Aston Villa langsung mengambil kendali permainan. Ancaman serius pertama lahir pada menit kedua ketika Morgan Rogers melepaskan tembakan dari luar kotak penalti yang masih mampu ditepis kiper Freiburg, Noah Atubolu. Tekanan yang terus dilancarkan The Villans memaksa Freiburg untuk bertahan lebih dalam sepanjang babak pertama.
Keunggulan yang dinanti akhirnya tiba pada menit ke-41. Youri Tielemans berhasil melesakkan gol melalui sepakan voli yang memanfaatkan umpan silang Morgan Rogers. Hanya berselang beberapa menit, tepatnya menjelang akhir babak pertama, Emiliano Buendia menggandakan keunggulan menjadi 2-0. Tembakan terukurnya tak mampu dijangkau kiper lawan, membuat Aston Villa memasuki ruang ganti dengan keunggulan dua gol.
Memasuki babak kedua, Freiburg mencoba mengubah ritme permainan. Mereka berusaha menguasai bola dan mencari celah untuk menembus pertahanan Aston Villa. Namun, upaya tim asuhan Christian Streich itu belum mampu menciptakan peluang yang benar-benar membahayakan lini belakang The Villans.
Di sisi lain, Aston Villa justru kembali menambah pundi-pundi gol. Morgan Rogers yang tampil impresif sepanjang laga memastikan kemenangan timnya menjadi 3-0. Gol ini sekaligus mempertegas superioritas Aston Villa di laga puncak tersebut dan memastikan trofi juara dibawa pulang ke Inggris.
Kemenangan ini memiliki makna ganda. Selain menjadi gelar perdana Aston Villa di Liga Europa, pencapaian ini juga menambah koleksi pribadi pelatih Unai Emery. Pelatih asal Spanyol itu kini tercatat sebagai pelatih dengan gelar Liga Europa terbanyak, yakni lima kali, menegaskan reputasinya sebagai spesialis di kompetisi ini.
Unai Emery menegaskan bahwa kerja keras dan persiapan matang menjadi kunci keberhasilan timnya.
“Ini adalah pencapaian luar biasa bagi klub dan semua pemain yang telah berjuang keras sepanjang musim,” jelasnya saat ditemui usai pertandingan.
Kendati Freiburg berusaha keras mengubah keadaan, mereka tak mampu mencetak satu gol pun sepanjang pertandingan. Aston Villa pun pulang membawa trofi juara yang sangat didambakan, mengukir sejarah baru bagi klub yang bermarkas di Birmingham tersebut.
Artikel Terkait
Tiga Pembalap MotoGP, Termasuk Marc Marquez, Terancam Absen di Seri Italia 2026
Alisson Becker Tetap Incar Juventus Meski Terancam Gagal ke Liga Champions
Persib Bandung Larang Suporter Persijap Hadir di Laga Pamungkas Super League 2025-2026
Inter Milan Pantau Curtis Jones, Tapi Manu Koné Tetap Prioritas Utama