JAKARTA Statusnya kini resmi: tersangka. Itulah yang disandang R, mahasiswa UIN Sultan Syarif Kasim Riau, setelah aksi nekatnya membacok seorang mahasiswi di kampus. Ancaman hukumannya tak main-main, bisa mencapai 12 tahun penjara.
Semua ini berawal dari rasa suka yang bertepuk sebelah tangan. Menurut penyelidikan, mereka berdua awalnya bertemu saat program KKN. Si korban, F, dikenal ramah dan baik hati. Mungkin karena melihat sifat R yang cenderung pendiam, F berusaha bersikap lebih terbuka.
Sayangnya, keramahan itu disalahartikan. R mengira itu sinyal cinta, meski F konon sudah jelas-jelas menyatakan punya pacar. F akhirnya memilih menjaga jarak. Tapi, penolakan itu justru memicu amarah yang mengerikan di diri R.
Lalu, pada suatu hari saat F hendak ujian, tragedi itu terjadi.
Artikel Terkait
Konsul Jenderal RI San Francisco Dorong Diaspora LPDP Berkontribusi dari Karier Global
ASEAN Desak AS dan Iran Segera Berunding, Jamin Keamanan Selat Hormuz
KPK Tahan Ajudan Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Terkait Kasus Pemerasan
Kemenhan Tegaskan Perjanjian Lintas Udara AS Belum Final, Aturan Ketat Berlaku