Goncalo Ramos menjadi target utama Newcastle United pada bursa transfer musim panas mendatang, namun langkah The Magpies terhambat setelah Paris Saint-Germain (PSG) mematok harga yang jauh melampaui biaya pembelian awal sang pemain. Klub asal Prancis itu dikabarkan tidak berniat melepas striker asal Portugal tersebut dengan harga murah dan justru mengincar keuntungan besar dari potensi penjualan ini.
Newcastle United menjadikan Ramos sebagai salah satu prioritas utama untuk memperbaiki lini serang yang dinilai tumpul sepanjang musim ini. Performa para striker yang ada saat ini disebut belum memenuhi ekspektasi tim. Meskipun telah mendatangkan beberapa nama seperti Nick Woltemade dan Yoane Wissa, kontribusi gol keduanya masih jauh dari harapan Wissa bahkan baru mencetak satu gol di liga.
Situasi ini diperumit oleh sikap PSG yang enggan bernegosiasi di bawah nilai investasi mereka. Pada 2024, PSG mengeluarkan dana sekitar 57 juta poundsterling ditambah bonus 13 juta poundsterling untuk memboyong Ramos dari Benfica. Jika seluruh bonus telah terpenuhi, total nilai transfer mencapai sekitar 70 juta poundsterling, atau setara lebih dari Rp1,3 triliun. Angka tersebut menjadi patokan minimum yang diharapkan PSG untuk melepas sang striker.
Di sisi lain, PSG menilai kontribusi Ramos cukup stabil selama berseragam Les Parisiens. Ia mampu mencetak dua digit gol di semua kompetisi dalam dua musim terakhir dan turut membantu tim meraih berbagai gelar di level domestik maupun Eropa. Meskipun hanya berperan sebagai opsi rotasi, Ramos tetap dianggap sebagai penyerang potensial yang siap menjadi pemain utama di klub lain.
Kondisi ini membuat Newcastle United berada dalam posisi sulit. Klub Inggris tersebut kini mulai mempertimbangkan ulang apakah akan melanjutkan pengejaran atau mencari alternatif lain di bursa transfer. Harga yang tinggi serta persaingan dari klub lain menjadi tantangan besar bagi The Magpies.
Sementara itu, PSG tidak dalam posisi terdesak untuk menjual, sehingga mereka bisa menunggu tawaran terbaik. Negosiasi diperkirakan akan berjalan panjang dan rumit. Selain Newcastle, beberapa klub Eropa lain yang tampil di Liga Champions juga disebut tertarik. Hal ini bisa menjadi faktor penting dalam keputusan akhir sang pemain, termasuk peluang bermain reguler dan kesempatan tampil di kompetisi elite Eropa.
Artikel Terkait
Feyenoord Tak Perpanjang Kontrak Raheem Sterling, Disebut Rekrutan Terburuk dalam Sejarah Klub
Persib dan Borneo FC Berebut Gelar, Persis Solo dan Madura United Bertahan Hidup di Dua Laga Krusial Super League
Keributan di Bandara Balikpapan Warnai Kemenangan Dramatis Persib atas Persija
Persis Solo di Ujung Tanduk, Madura United Butuh Satu Kemenangan untuk Selamat dari Degradasi Super League