HARIAN, BALI – Ada yang menarik menjelang laga PSM Makassar kontra Bali United. Juku Eja, julukan PSM, terakhir kali menang atas Serdadu Tridatu julukan Bali United empat tahun lalu. Itu terjadi pada 29 Juli 2022, zaman Bernardo Tavares masih jadi pelatih. Saat itu, Pasukan Ramang menang 2-0 lewat gol Everton dan Yakob Sayuri. Dua pemain itu? Kini sudah tidak ada di tim.
PSM sendiri akan bertandang ke markas Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Senin (27/4/2026) sore, pukul 16.30 Wita. Ini lanjutan Super League 2025/2026. Buat PSM, laga ini krusial. Mereka butuh poin, setidaknya untuk menjauh dari jerat degradasi. Posisi mereka di klasemen memang belum aman.
Tuan Rumah Sedang Ganas
Nah, soal Bali United, mereka lagi garang kalau main di kandang. Dua laga terakhir di Dipta? Mereka bantai PSBS Biak 6-1, lalu giliran Malut United yang dibantai 4-1. Ini peringatan keras buat PSM. Jangan anggap enteng tuan rumah.
Caretaker PSM Makassar, Ahmad Amiruddin, ngomong gini di konferensi pers prematch, Minggu (26/4/2026):
“Bali dalam kepercayaan diri yang tinggi. Dua pertandingan home terakhir, mereka di sini selalu pesta gol, melawan Malut dan melawan Biak.”
Dia tambahin, “Pastinya itu sinyal buat kami bahwa secara attacking, Bali punya kualitas. Itu yang harus kami antisipasi.”
Tapi jangan salah, PSM juga datang dengan kepala tegak. Mereka baru menang 3-1 atas Persik Kediri. Modal bagus, menurut Amiruddin. Meski ada kendala beberapa pemain tidak bisa main mereka tetap optimis.
“Tapi kami juga dalam kepercayaan yang bagus, karena di pertandingan terakhir menang. Dan ini yang coba kami jaga situasi ini,” katanya.
“Mudah-mudahan dengan bermain maksimal, kami bisa memperbaiki posisi di klasemen. Walaupun pada prinsipnya ada secara persiapan kurang ideal. Ada beberapa pemain yang tidak bisa tampil di pertandingan besok,” pungkasnya.
Target utama mereka jelas: curi poin di Pulau Dewata. Biar posisi di klasemen lebih lega.
Papan Tengah vs Papan Bawah
Sekarang, PSM Makassar duduk di peringkat 14 dengan 31 poin. Sementara Bali United di posisi 8 dengan 42 poin. Selisih 11 poin, tapi buat PSM, tiga poin di laga ini bisa jadi penentu. Menang, mereka bisa napas sedikit lega dari zona merah.
Tapi ya itu tadi, Bali United agresif banget di kandang. Pertandingan diprediksi bakal sengit, penuh tekanan. Kedua tim pasti ngotot. Siapa yang lebih siap secara mental dan taktik? Kita lihat saja nanti.
Artikel Terkait
Inter Milan Gagal Amankan Kemenangan, Ditahan Imbang Torino 2-2
PSM Makassar Hadapi Laga Hidup Mati Lawan Bali United demi Jauh dari Zona Degradasi
Persaingan Tiga Tim di Grup B Championship Makin Sengit, Tiket Promosi Liga 1 Ditentukan di Laga Terakhir
Allegri Kritis soal Puasa Gol Pulisic dan Inkonsistensi Leao Usai Milan Ditahan Juventus