PSM Makassar Ungguli Persik Kediri 1-0 di Babak Pertama Lewat Gol Penalti Yuran Fernandes

- Kamis, 23 April 2026 | 17:00 WIB
PSM Makassar Ungguli Persik Kediri 1-0 di Babak Pertama Lewat Gol Penalti Yuran Fernandes

MAKASSAR PSM Makassar untuk sementara unggul 1-0 atas Persik Kediri di laga lanjutan Super League 2025/2026. Gol penalti Yuran Fernandes pada menit ke-37 jadi pembeda di babak pertama. Laga berlangsung di Stadion BJ Habibie, Parepare, Kamis (23/4/2026) sore.

Gol itu bukan sekadar angka. Ini juga menegaskan peran Yuran Fernandes sebagai ancaman baru dari lini belakang. Dalam beberapa laga terakhir, kontribusinya nggak cuma di sektor pertahanan, tapi juga lewat bola mati senjata yang makin mematikan buat lawan.

Sejak peluit dibunyikan wasit Muhammad Tri Santoso, PSM langsung ambil inisiatif. Mereka menekan sejak menit awal. Peluang pertama lahir dari umpan terobosan Gledson Paixao ke Alex Tank. Sayang, lini belakang Persik sigap dan berhasil menggagalkannya.

Tapi Persik juga nggak diam. Di menit kedua, mereka coba membalas lewat crossing ke kotak penalti yang mengarah ke Jose Enrique. Namun, Yuran Fernandes menunjukkan kelasnya dengan memenangi duel udara dan mengamankan situasi.

PSM terus meningkatkan intensitas. Di menit kelima, Daisuke Sakai melepaskan tembakan dari luar kotak penalti. Tapi sayang, tendangannya masih terlalu lemah dan mudah diamankan kiper Persik, Leonardo Navacchio.

Dominasi tuan rumah berlanjut lewat bola mati. Dua tendangan sudut beruntun didapat, tapi belum menghasilkan peluang berbahaya. Baru di menit kesembilan, sepak pojok kembali jadi ancaman umpan M. Arfan ke tiang jauh disambut sundulan Alex Tank, meski masih melenceng.

Tekanan bertubi-tubi bikin Persik lebih banyak bertahan. Tapi mereka tetap cari celah lewat serangan balik. Di menit ke-14, Persik dapat tendangan bebas setelah Aloisio Soares melanggar Jose Enrique. Eksekusi Adrian Luna mengirim bola ke kotak penalti. Imanol Garcia menyambut dengan sundulan, tapi masih melambung di atas mistar gawang Hilman Syah.

PSM kembali mengontrol permainan. Mereka coba membangun serangan dari sisi sayap. Rizky Eka beberapa kali mengirim crossing dari kiri, tapi masih bisa diantisipasi Hamra Hehanusa.

Memasuki menit ke-21, PSM dapat peluang lewat tendangan bebas setelah Arfan dilanggar Telmo Castanheira. Eksekusi Alex Tank membentur pagar betis, tapi bola liar dimanfaatkan untuk serangan lanjutan. Alex Tank kemudian mengirim umpan silang yang disambut sundulan Yuran Fernandes. Sayang, masih bisa ditepis Navacchio.

Serangan belum berhenti. Victor Luiz coba peruntungan dengan tembakan kaki kanan, tapi lagi-lagi digagalkan kiper Persik yang tampil cukup solid.

Di tengah tekanan yang meningkat, Persik harus melakukan pergantian pemain lebih cepat. Di menit ke-28, Hamra Hehanusa cedera dan digantikan Henhen Herdiana. Pergantian ini sedikit mengganggu stabilitas lini pertahanan tim tamu.

Momen krusial terjadi di menit ke-31. Sheriddin Boboev dilanggar Muhamad Firly di dekat kotak penalti. Awalnya, wasit cuma kasih tendangan bebas. Tapi setelah pengecekan VAR, keputusan berubah penalti untuk PSM.

Kesempatan emas ini jadi titik balik. Yuran Fernandes maju sebagai algojo. Dengan tenang, ia mengeksekusi penalti ke sisi kanan gawang, sementara Navacchio bergerak ke arah sebaliknya. Gol!

Sorak sorai suporter PSM yang memadati stadion langsung pecah. Keunggulan 1-0 ini jadi hasil dari dominasi mereka sepanjang babak pertama.

Di klasemen sementara, kemenangan ini bawa dampak besar. PSM Makassar berhasil menggeser Persijap Jepara dan naik ke posisi ke-13 dengan 31 poin. Sementara Persijap turun ke peringkat ke-14 dengan 28 poin.

Meski baru babak pertama, pertandingan ini udah menunjukkan karakter kuat PSM: agresif dan konsisten dalam menekan. Di sisi lain, Persik Kediri masih harus kerja keras buat keluar dari tekanan dan cari cara membongkar pertahanan solid yang dikomandoi Yuran Fernandes.

Kalau bisa mempertahankan performa ini sampai akhir, PSM bukan cuma amankan tiga poin penting, tapi juga bangun momentum positif buat menjauh dari zona bawah. Sementara buat Persik, babak kedua bakal jadi ujian sesungguhnya buat balikkan keadaan.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar