London - Tottenham Hotspur akhirnya mendapatkan pelatih barunya. Roberto De Zerbi resmi ditunjuk, lengkap dengan kontrak lima tahun yang cukup mengejutkan. Yang bikin heboh, kontrak itu tidak menyertakan klausul degradasi sama sekali.
Ini berarti De Zerbi adalah manajer ketiga Spurs musim ini. Sebelumnya, Thomas Frank dan Igor Tudor sudah lebih dulu mencoba, tapi tak bertahan lama.
Dari sisi gaji, De Zerbi langsung masuk jajaran elit. Bayarannya disebut-sebut cuma kalah dari Pep Guardiola (Manchester City) dan Mikel Arteta (Arsenal) di Liga Premier. Arteta sendiri dikabarkan menerima sekitar 15 juta pound per tahun. Tapi yang lebih menarik perhatian justru komitmennya. Tidak adanya klausul otomatis keluar jika Spurs terdegradasi itu benar-benar langka. Seolah keduanya, klub dan pelatih, sudah sepakat untuk jalan bersama dalam kondisi apapun.
Kalau De Zerbi mau pergi sebelum kontrak lima tahunnya habis? Jalannya cuma satu: negosiasi bersama atau dia harus membeli sisa kontraknya sendiri. Susah. Ini jelas sinyal kuat bahwa Tottenham ingin proyek jangka panjang, dan De Zerbi sepakat.
Dalam konferensi pers perdananya, pelatih asal Italia itu tak menyembunyikan antusiasmenya.
Artikel Terkait
Boboev Bawa Tajikistan ke Piala Asia 2027, Beri Harapan untuk PSM
Gagal ke Piala Dunia, Sepak Bola Italia Picu Badai Politik di Parlemen
Mengapa Pemain Spanyol Tak Bernyanyi Saat Lagu Kebangsaan Berkumandang?
Boboev Bawa Tajikistan ke Piala Asia, Tantangan Selanjutnya di PSM