MAKASSAR – Sheriddin Boboev baru saja menjadi pahlawan. Penyerang asing PSM Makassar itu sukses membawa Tajikistan melaju ke putaran final Piala Asia 2027. Tapi, usai aksi heroik di level internasional, ada satu pertanyaan yang menggantung: kapan Boboev akan menunjukkan taringnya untuk Juku Eja?
Mimpi Filipina pupus sudah. Di laga penentuan Grup A kualifikasi putaran ketiga, Selasa (31/3/2026) lalu, mereka cuma bisa menahan imbang Tajikistan 1-1. Hasil itu cukup untuk mengubur harapan mereka ke Arab Saudi. Dan sekali lagi, Boboev jadi aktor utama dalam drama itu.
Drama di Hisor Central Stadium
Suasana di Hisor Central Stadium tebal dengan tensi. Sebelum kick-off, poin kedua tim sama: 13. Tapi Tajikistan punya keunggulan produktivitas gol. Artinya, Filipina harus menang kalau mau merebut puncak klasemen.
Raphael Obermair sempat membawa Filipina unggul lebih dulu di menit ke-19. Gol cepat itu membangkitkan asa. Namun, Boboev punya jawabannya. Menjelang turun minum, tepatnya di menit ke-41, striker 26 tahun itu menyamakan kedudukan dengan penyelesaian yang tenang. 1-1.
Skor itu bertahan hingga peluit panjang. Tajikistan akhirnya bertengger di puncak dengan selisih gol 11, cuma selisih satu angka dari Filipina yang 10. Klasik.
Yang menarik, performa Boboev untuk negaranya ini sungguh kontras dengan catatannya di PSM. Di Super League 2025/2026, pemain asal Tajikistan itu masih terlihat berusaha beradaptasi. Masih mencari bentuk terbaiknya.
Dua Catatan yang Berbeda
Statistiknya berbicara. Untuk Timnas Tajikistan, Boboev sudah mengemas 4 gol dari 28 penampilan. Gol terakhirnya ke Filipina itu menunjukkan dia sedang dalam kondisi panas.
Sementara di PSM, baru satu gol yang ia sumbangkan. Itu pun terjadi pada 20 Februari 2026 lalu, saat ia membobol gawang Persija Jakarta. Satu gol itu setidaknya memberi secercah harapan bahwa potensinya ada. Tinggal bagaimana memicunya secara konsisten.
Fokus Kembali ke Kandang
Euforia membawa negara ke Piala Asia harus segera ditinggalkan. Boboev dijadwalkan segera kembali ke Makassar untuk mempersiapkan laga lanjutan. Tantangannya tidak main-main.
PSM akan menjamu Persis Solo, Sabtu (4/4/2026) mendatang. Laga digelar di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare. Di sinilah Boboev diuji. Bisa kah ia mentransfer momentum gemilangnya dari timnas ke klub?
Dukungan suporter tentu akan membanjiri stadion. Mereka pasti berharap Boboev bisa kembali "menari" di depan gawang lawan, seperti yang ia lakukan untuk Tajikistan. Akankah ia menjawab harapan itu? Kita lihat saja nanti.
Artikel Terkait
Gol Tunggal Mateta Bawa Crystal Palace Juara Conference League, Juventus Kembali Incar Sang Striker
Di Giannantonio Tercepat di Latihan Perdana MotoGP Italia 2026, Marc Marquez Tertahan di Posisi Keenam
Muhammad Rahmat Tinggalkan Bali United, Spekulasi Pulang ke PSM Makassar Menguat
Okezone Luncurkan Kejuaraan Futsal Nasional Pelajar, Empat Kota Jadi Tuan Rumah