Kertajati Disiapkan Jadi Pusat Industri Kedirgantaraan, PT DI dan BIJB Teken MoU

- Rabu, 15 Juli 2026 | 18:18 WIB
Kertajati Disiapkan Jadi Pusat Industri Kedirgantaraan, PT DI dan BIJB Teken MoU

Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati akan dikembangkan menjadi pusat industri kedirgantaraan. Rencana ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara PT Dirgantara Indonesia (DI) dan PT Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) yang disaksikan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Menurut AHY, kesepakatan itu merupakan komitmen awal untuk mengubah kawasan Kertajati menjadi hub industri kedirgantaraan. "Tadi kami menyaksikan sebuah penandatanganan MOU antara PT DI dan PT BIJB sebagai bagian dari komitmen bersama untuk bisa mengembangkan Kertajati, area Kertajati menjadi kawasan yang menjadi salah satu hub industri kedirgantaraan," ujarnya dalam acara, Rabu (15/7).

Sejalan dengan tahap pengembangan, bandara ini diharapkan semakin masif melayani penerbangan, termasuk penerbangan haji dan umrah yang sudah berjalan. "Tetapi di samping itu kita juga berupaya untuk mengembangkan sebuah Aerospace Industrial Zone atau Industrial Park, sebuah kawasan industri kedirgantaraan," sambung AHY.

Keikutsertaan PT DI dinilai memperkuat rencana tersebut. "Kita tahu PT DI sudah sekian lama menjadi kebanggaan Indonesia sebagai pilar industri manufacturing di bidang kedirgantaraan. Pesawat termasuk juga sekarang mengembangkan drone yang bisa digunakan untuk kepentingan sipil dan juga militer," tutur AHY.

Ke depan, Bandara Kertajati akan dimanfaatkan untuk tempat maintenance, repair, dan overhaul (MRO) pesawat. Selain itu, kawasan ini juga akan menjadi lokasi manufaktur komponen, fasilitas perakitan, flight test support, hingga warehousing suku cadang. Dalam jangka panjang, kawasan industri ini diharapkan menjadi mesin pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja.

"Kita tadi memotret juga beberapa kawasan yang bisa berkembang, tadi kawasan Rebana. Kemudian jalur logistik yang sudah siap bisa lebih optimal digunakan, pariwisata juga bisa berkembang," ujar AHY.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags