“Intensitas latihan di sana sangat tinggi. Levelnya top. Saya harap dia bisa membawa profesionalisme itu ke sini,” tutur Herdman.
Di sisi lain, pelatih ini melihat Elkan sebagai investasi jangka panjang. Dia bukan sekadar tambahan untuk dua laga mendatang, melainkan bagian dari fondasi masa depan.
“Dia pemain muda, saya pikir dia adalah masa depan Timnas. Dan ya, saya berharap dia memberikan performa besar dalam dua pertandingan ini,” tandasnya.
Nah, FIFA Series 2026 ini jelas jadi ajang pembuktian bagi Baggott. Momentumnya pas. Indonesia kebetulan menjadi tuan rumah, dengan laga digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 27 dan 30 Maret nanti.
Jalannya pun menarik. Indonesia akan berjumpa Saint Kitts and Nevis di semifinal. Sementara itu, Bulgaria menghadapi Kepulauan Solomon. Pemenangnya bakal bertemu di partai puncak.
Bagi Elkan, ini kesempatan emas. Setelah sekian lama menjauh, kini dia punya panggung untuk mengingatkan semua orang: dirinya masih ada, dan siap berkontribusi di lini belakang Garuda.
Artikel Terkait
Veda Ega Pratama Rebut Podium Moto3 Brasil di Lap Terakhir
Otamendi Umumkan Pensiun dari Timnas Argentina Usai Piala Dunia 2026
Antoine Griezmann Resmi Bergabung dengan Orlando City
Herdman Minta 80 Ribu Suporter Penuhi SUGBK untuk Debutnya Bersama Timnas Indonesia