Dari kediaman musim panasnya di Castel Gandolfo, suara Paus Leo XIV sekali lagi terdengar memecah kesunyian. Kali ini, seruannya mendesak dan penuh keprihatinan: ia meminta agar senjata-senjata di Timur Tengah segera dibungkam. Konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran itu, menurutnya, sudah terlalu banyak memakan korban.
Lebih dari sekadar angka, tragedi kemanusiaan mengerikan telah terjadi. Lebih dari satu juta orang terpaksa meninggalkan rumah mereka, mengungsi tanpa kepastian. Situasinya benar-benar carut-marut.
“Saya ingin memperbarui seruan saya untuk gencatan senjata, untuk bekerja demi perdamaian, bukan dengan senjata tetapi dengan dialog,”
Ujarnya kepada para wartawan, Rabu (25/3/2026), saat bersiap meninggalkan lokasi menuju Vatikan. Suasana pagi itu terasa berat oleh pesannya.
Artikel Terkait
Kemhan dan TNI Siapkan Efisiensi BBM untuk Antisipasi Gejolak Global
EMAS Ajukan Dual Listing ke Bursa Hong Kong Usai IPO di BEI
Pembantaian Glen Coe 1692: Politik Balas Dendam di Balik Janji Kesetiaan Raja
Dua Pilot Tewas dalam Tabrakan Pesawat Air Canada dengan Truk Damkar di Bandara LaGuardia