Ironisnya, kesulitan Bagnaia justru berbanding terbalik dengan kesuksesan rekan setim barunya, Marc Marquez. Sang rookie langsung tampil gemilang dan bahkan menyabet gelar juara dunia. Pencapaian Marquez yang fenomenal itu tentu semakin menyoroti perjuangan Pecco.
Tapi, Bagnaia menampik anggapan bahwa kehadiran Marquez-lah penyebabnya. Ia justru melihat ke dalam. Masalahnya ada pada dirinya sendiri yang kesulitan beradaptasi dengan motor anyar, Ducati GP25.
Pengakuan blak-blakan itu, di satu sisi, menunjukkan profesionalismenya. Di sisi lain, hal itu justru membuat masa depannya di Ducati Lenovo semakin dipertanyakan. Apakah ini awal dari sebuah perpisahan? Atau justru pemicu bagi Pecco untuk bangkit di musim depan?
Satu hal yang pasti: bursa transfer menuju 2027 akan menjadi ajang yang sangat sibuk. Dan keputusan Bagnaia nanti, akan menjadi salah satu pembahasan paling panas.
Artikel Terkait
Persebaya Krisis, Sembilan Pemain Kunci Kontrak Habis Jelang Akhir Musim
Lima Pemain Asing Persib Bandung Terancam Didepak di Akhir Musim
Manchester City Hadapi Misi Mustahil Balikkan Keunggulan Real Madrid di Etihad
Hristiyan Petrov, Bek Penyebab Cedera Jonathans, Masuk Skuad Bulgaria untuk FIFA Series di Jakarta