Di sisi lain, kunci kemenangan ada di tangan pelatih Paul Munster. Dia mengaku tak puas dengan performa anak asuhnya di babak pertama.
Perubahan strategi itu rupanya ampuh. Intensitas permainan Bhayangkara naik drastis, mereka lebih menguasai situasi.
Munster juga tak lupa memuji mental juara para pemainnya. Menurutnya, timnya punya karakter pantang menyerah.
Kemenangan dramatis ini memperpanjang catatan manis The Guardian of Saburai. Mereka sudah meraih lima kemenangan beruntun di kompetisi. Hasil itu juga mendongkrak posisi mereka ke peringkat keenam klasemen sementara, dengan 41 poin dari 25 laga yang telah ditempuh. Momentum positif ini jelas jadi modal berharga.
Artikel Terkait
Dewa United Hadapi Tekanan Maksimal di Indomilk Arena untuk Balikkan Agregat Lawan Manila Digger
Konglomerasi dan Taipan: Wajah Baru Kepemilikan Klub Sepak Bola Indonesia
Miliano Jonathans Alami Cedera ACL Kedua, Absen dari FIFA Series 2026
Masa Depan Tomas Trucha di PSM Makassar Dipertanyakan Usai Absen di Latihan