Di sisi lain, Newcastle United nyaris meraih kemenangan dramatis atas Barcelona. Harvey Barnes sepertinya akan jadi pahlawan setelah mencetak gol di menit 86. Tapi, mimpi itu buyar di detik-detik akhir. Lamine Yamal, pemain muda berbakat Barca, dengan dingin mengeksekusi penalti di menit 90 6. Skor akhir 1-1.
Sementara itu, di Bergamo, terjadi pembantaian. Bayern Munchen menunjukkan kekuatan sebenarnya dengan menggasak Atalanta 6-1. Mereka unggul enam gol lebih dulu sebelum akhirnya kebobolan di injury time. Josip Stanišić, Michael Olise (dua gol), Serge Gnabry, Nicolas Jackson, dan Jamal Musiala adalah pencetak gol bagi raksasa Jerman itu. Mario Pašalić hanya bisa mencetak gol hiburan untuk Atalanta.
Dengan hasil ini, peta perjalanan ke perempat final mulai jelas. Bayern Munchen hampir pasti melangkah. Begitu pula Atletico Madrid, meski mereka harus bertandang ke London nanti.
Untuk Liverpool, situasinya belum berakhir. Mereka punya Anfield sebagai benteng di leg kedua. Peluang untuk membalikkan keadaan masih terbuka, meski sempit.
Yang paling diuntungkan mungkin Barcelona. Hasil imbang 1-1 di tandang memberi mereka posisi yang nyaman. Kemenangan 1-0 di Camp Nou pekan depan sudah cukup untuk melaju. Tekanan sekarang sepenuhnya ada di pundak Newcastle.
Artikel Terkait
Tudor Soroti Blunder Awal Usai Spurs Dibantai Atletico di Liga Champions
Galatasaray Kalahkan Liverpool 1-0 di Leg Pertama 16 Besar Liga Champions
Gol Penalti Akhir Laga Selamatkan Barcelona dari Kekalahan di Newcastle
Atalanta Dibantai Bayern 1-6, Palladino: Kami Bangga dengan Perjalanan Ini