Malam Buruk Klub Inggris di Liga Champions: Liverpool dan Tottenham Kalah

- Rabu, 11 Maret 2026 | 07:30 WIB
Malam Buruk Klub Inggris di Liga Champions: Liverpool dan Tottenham Kalah
Hasil Liga Champions: Malam Buruk untuk Inggris

Malam yang Kelam untuk Raksasa Inggris di Liga Champions

ISTANBUL Suasana di Nef Stadiun benar-benar mencekam untuk Liverpool. Mereka harus pulang dengan kekalahan tipis 1-0 dari Galatasaray di leg pertama 16 besar Liga Champions. Gol penentu datang sangat cepat, di menit ketujuh. Mario Lemina yang menyambut umpan silang Victor Osimhen dengan sundulan tajam, menggetarkan gawang The Reds.

Rasanya, ini bukan hari yang baik untuk klub-klub Inggris. Di Madrid, nasib lebih buruk dialami Tottenham Hotspur. Mereka dihajar Atletico Madrid dengan skor telak 2-5. Gimana nggak, babak pertama saja Spurs sudah kebobolan empat kali tanpa balas!

Marcos Llorente membuka keran gol di menit ke-6. Antoine Griezmann, Julian Alvarez, dan Robin Le Normand menyusul dalam rentang waktu yang sangat singkat. Baru di menit 26, Pedro Porro berhasil membobol gawang Jan Oblak, mengubah skor menjadi 1-4.

Namun begitu, harapan Spurs untuk bangkit pupus di babak kedua. Alvarez kembali mencetak gol, memperbesar keunggulan tuan rumah. Dominic Solanke hanya bisa memperkecil ketertinggalan di menit 76. Laga pun berakhir dengan keunggulan nyata Los Colchoneros.

Di sisi lain, Newcastle United nyaris meraih kemenangan dramatis atas Barcelona. Harvey Barnes sepertinya akan jadi pahlawan setelah mencetak gol di menit 86. Tapi, mimpi itu buyar di detik-detik akhir. Lamine Yamal, pemain muda berbakat Barca, dengan dingin mengeksekusi penalti di menit 90 6. Skor akhir 1-1.

Sementara itu, di Bergamo, terjadi pembantaian. Bayern Munchen menunjukkan kekuatan sebenarnya dengan menggasak Atalanta 6-1. Mereka unggul enam gol lebih dulu sebelum akhirnya kebobolan di injury time. Josip Stanišić, Michael Olise (dua gol), Serge Gnabry, Nicolas Jackson, dan Jamal Musiala adalah pencetak gol bagi raksasa Jerman itu. Mario Pašalić hanya bisa mencetak gol hiburan untuk Atalanta.

Dengan hasil ini, peta perjalanan ke perempat final mulai jelas. Bayern Munchen hampir pasti melangkah. Begitu pula Atletico Madrid, meski mereka harus bertandang ke London nanti.

Untuk Liverpool, situasinya belum berakhir. Mereka punya Anfield sebagai benteng di leg kedua. Peluang untuk membalikkan keadaan masih terbuka, meski sempit.

Yang paling diuntungkan mungkin Barcelona. Hasil imbang 1-1 di tandang memberi mereka posisi yang nyaman. Kemenangan 1-0 di Camp Nou pekan depan sudah cukup untuk melaju. Tekanan sekarang sepenuhnya ada di pundak Newcastle.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar