Lihat saja kipernya. Ada Emil Audero yang main di Italia, dan Maarten Paes yang berkarier di Belanda. Lini belakang juga punya Jay Idzes dan Calvin Verdonk. Kehadiran mereka selama ini terbukti bawa angin segar, terutama soal disiplin taktik dan pengalaman di level tinggi.
Nah, rencana tambah dua pemain baru ini kemungkinan besar untuk memperkuat struktur tim, terutama di sektor depan yang masih butuh kedalaman. Langkah ini sekaligus jadi bagian dari persiapan menghadapi FIFA Series 2026 di GBK, Jakarta, akhir Maret nanti.
Turnamen mini itu punya arti khusus. Selain jadi ajang uji coba, ini akan jadi panggung debut pertama John Herdman sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia. Pertandingan resmi pertamanya bersama Garuda.
Di turnamen itu, Indonesia akan jamu tiga tim dari konfederasi berbeda: Bulgaria (UEFA), Kepulauan Solomon (OFC), dan St. Kitts and Nevis (CONCACAF). Pertandingan perdana dijadwalkan pada 27 Maret malam, melawan St. Kitts and Nevis.
Buat Herdman, laga ini bukan cuma ujian taktik. Ini kesempatan untuk memperkenalkan wajah baru timnas di bawah komandonya. Lalu, apakah dua pemain naturalisasi anyar itu akan turun langsung? Masih jadi tanda tanya besar. Proses administrasi naturalisasi kan nggak instan, butuh waktu.
Tapi yang pasti, jelang FIFA Series 2026, perhatian publik sepak bola Indonesia kembali terpusat pada satu pertanyaan yang selalu muncul tiap kali timnas masuk babak baru: siapa lagi yang akan mengenakan jersey Garuda selanjutnya?
Artikel Terkait
Newcastle Siap Balas Dendam, Barcelona Waspadai Atmosfer Panas St James Park
Tekanan Suporter Real Madrid Mengarah ke Perez, Masa Depan Juni Calafat Terancam
Undian Piala FA Picu Kontroversi, Aksi Joe Hart Dituding Curang
Manchester City Vs Liverpool Jadi Duel Utama Perempat Final Piala FA