Debut Impresif Veda Ega, Bezzecchi Menangi Seri Pembuka MotoGP 2026 di Buriram

- Sabtu, 07 Maret 2026 | 15:15 WIB
Debut Impresif Veda Ega, Bezzecchi Menangi Seri Pembuka MotoGP 2026 di Buriram

Atmosfer Gila di Buriram: Debut Manis Veda Ega Warnai Seri Pembuka MotoGP 2026

BURIRAM Seri pembuka MotoGP 2026 di Chang International Circuit, Thailand, benar-benar bikin tegang. Marco Bezzecchi mendominasi, tapi sorotan juga tertuju pada debutan Indonesia, Veda Ega Pratama, yang finis di posisi kelima. Sebuah awal musim yang spektakuler.

Perjalanan menuju momen itu sendiri sudah jadi cerita. Dari Bangkok, kami bersama rombongan fans Indonesia yang difasilitasi TX Travel menyusuri jalan darat ke Nakhon Ratchasima atau yang lebih akrab disebut Korat. Butuh sekitar tiga jam. Suasana kota besar pelan-pelan memudar, digantikan pemandangan pedesaan yang lebih hijau dan tenang. Ladang-ladang dan perkampungan kecil menghampar sebelum kami akhirnya bermalam di Korat.

Keesokan harinya, perjalanan dilanjutkan ke Buriram. Semakin mendekati sirkuit, aura balapan semakin kental. Di sepanjang jalan, bendera tim dan jaket bergambar pembalap favorit bertebaran, dikenakan penonton dari berbagai penjuru dunia. Atmosfernya sudah mulai panas.

Dan pengalaman uniknya datang tepat di gerbang. Untuk masuk ke area utama, kami harus naik e-taen sejenis truk kecil yang biasa dipakai petani Thailand. Naik kendaraan terbuka itu, melintasi kerumunan fans, rasanya seperti bagian dari ritual lokal yang tak terlupakan.

Bezzecchi Tak Terkejar, Márquez Terpaksa Turun

Begitu lampu start padam, balapan langsung berjalan intens. Marco Bezzecchi langsung menyambar posisi terdepan dan, harus diakui, dia tak pernah benar-benar terancam. Sepanjang lomba, pebalap Italia itu terlihat sangat kuat dan percaya diri, mengamankan kemenangan dengan cukup dominan.

Namun begitu, nasib buruk justru menimpa legenda Marc Márquez. Dia mengalami masalah teknis pada ban dan rodanya yang memaksanya untuk mundur dari balapan. Sungguh akhir pekan yang pahit untuk sang juara dunia delapan kali itu.

Podium akhirnya diisi oleh Bezzecchi di posisi puncak. Pedro Acosta berhasil merebut posisi kedua, sementara Raúl Fernández melengkapi trio teratas di posisi ketiga.

Editor: Raditya Aulia


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar