Momen Bersejarah Veda Ega
Tapi, bagi para pendukung dari Indonesia, cerita terbaik justru datang dari Veda Ega Pratama. Pebalap muda asal Gunungkidul ini, dalam debut MotoGP-nya, tampil luar biasa. Start dari posisi kelima, dia berhasil mempertahankan konsistensi dan finis tepat di posisi yang sama. Sebuah pencapaian yang fantastis dan langsung mencuri perhatian.
Dukungan fans Indonesia yang membanjiri tribune jelas memberi suntikan semangat ekstra buatnya. Sorak-sorai mereka terdengar jelas setiap kali Veda melintas.
Pebalap Indonesia lainnya, Mario Aji, juga menunjukkan progres. Meski gagal finis, performanya sepanjang akhir pekan memberi sinyal positif untuk seri-seri mendatang.
Di luar trek, kehadiran fans Indonesia memang sangat mencolok. Mereka bukan cuma datang untuk menonton balapan, tapi juga untuk menghirup langsung kemeriahan MotoGP di Buriram. Antusiasme ini membuat Thailand kian menjadi magnet wisatawan olahraga dari Tanah Air.
Target Pariwisata yang Makin Menggoda
Leo, perwakilan Tourism Authority of Thailand, mengungkapkan alasan di balik kerja sama dengan TX Travel. Menurutnya, agen perjalanan itu adalah mitra resmi penjualan tiket MotoGP untuk kawasan Asia Tenggara, khususnya Indonesia.
Dia menambahkan, target kedatangan wisatawan Indonesia terus ditingkatkan setiap tahunnya.
Jadi, lengkaplah sudah. Perjalanan panjang dari Bangkok, malam di Korat, hingga euforia di Buriram. Dominasi Bezzecchi, kegagalan Márquez, dan yang paling membanggakan: debut penuh gaya dari Veda Ega Pratama. Seri pembuka MotoGP 2026 ini benar-benar meninggalkan kesan yang dalam.
Artikel Terkait
PSM Makassar Lakukan Restrukturisasi Teknis, Zulkifli Syukur Jadi Direktur Teknik
Shin Tae-yong Dikabarkan Berminat Beli Klub Liga 2, Bekasi City
All England 2026: Tunggal Putra dan Putri Indonesia Terhenti di Perempatfinal
Raymond/Joaquin Hadapi Juara Dunia di Semifinal All England 2026