JAKARTA Asa juara Persija Jakarta di Super League 2025-2026 makin terasa berat. Usai cuma meraih satu poin dari laga kandang melawan Borneo FC, tekanan untuk mengejar Persib Bandung di puncak klasemen jadi kian besar. Bek andalan mereka, Rizky Ridho, dengan tegas menyebut timnya wajib evaluasi total. Poin-poin krusial, katanya, tak boleh lagi terbuang percuma.
Laga di Jakarta International Stadium (JIS) pada 3 Maret lalu itu benar-benar mengecewakan. Bermain di depan pendukung sendiri, Macan Kemayoran harus puas dengan skor imbang 2-2. Dua poin yang lenyap itu terasa sangat mahal, apalagi melihat persaingan di papan atas yang makin sengit.
Ridho tak mencoba menyembunyikan rasa kecewanya. Target tiga poin jelas sirna. Yang tersisa sekarang adalah kewajiban untuk segera berbenah. "Bukan hasil yang di inginkan," ujarnya.
Dia menambahkan, "Evaluasi dan maju lagi ke depan."
Pernyataan itu diunggahnya di akun Instagram pribadi, Kamis (5/3/2026), dan terdengar seperti sinyal peringatan. Ruang untuk perbaikan memang masih ada, tapi waktunya tak banyak. Setiap laga ke depan bak final mini jika Persija masih ingin terus menempel dan mengintai Persib.
Artikel Terkait
Rizki Juniansyah Resmi Kantongi Dua Sertifikat Rekor Dunia Angkat Besi dari Guinness
Ganda Putri Indonesia Lolos ke 16 Besar All England 2026 Tanpa Cedera
10 Wakil Indonesia Lolos ke 16 Besar All England, Dua Duel Perang Saudara Menanti
Tottenham Hadapi Ancaman Rekor Buruk Saat Jamu Crystal Palace