Birmingham masih dingin, tapi suasana di Utilita Arena kemarin malam cukup menghangatkan bagi ganda putri Indonesia. Amallia Cahaya Pratiwi dan Siti Fadia Silva Ramadhanti berhasil melangkah ke babak 16 besar All England 2026. Yang paling disyukuri? Mereka berdua keluar dari lapangan dalam kondisi sehat, tanpa cedera sedikit pun.
Kemenangan itu mereka raih atas wakil Taiwan, Hsu Ya Ching/Sung Yu-Hsuan. Dua gim berlangsung sengit dengan skor akhir 21-16 dan 22-20. Laga 32 besar yang digelar Rabu (4/3/2026) malam waktu setempat itu memang tak mudah, terutama di gim kedua saat mereka sempat kesulitan.
“Alhamdulillah, kami bisa menyelesaikan pertandingan tanpa cedera,” ujar Siti Fadia Silva Ramadhanti, suaranya terdengar lega melalui keterangan pers yang dirilis Kamis (5/3/2026).
“Gim pertama sih sudah enak mainnya. Tapi di gim kedua, kami agak terbawa pola lawan. Jadinya buru-buru dan banyak mati sendiri,” tambahnya.
Fadia mengakui, pasangan Taiwan itu punya pertahanan yang solid. Pemain depannya yang berpostur tinggi sempat membuat mereka kewalahan mengantisipasi bola-bola di area depan. “Itu yang bikin kami sempat kesulitan,” ucap mantan pasangan Ribka Sugiarto dan Apriyani Rahayu itu.
Di sisi lain, semangatnya untuk tampil di All England tahun ini terasa berbeda. Di usia 25 tahun, Fadia merasa chemistry-nya dengan Amallia atau yang akrab disapa Tiwi, sudah mulai klop. “Pastinya senang bisa main di sini bersama Tiwi. Insya Allah akan tetap terus bersama dia. Tahun-tahun sebelumnya kan selalu ada kendala. Sekarang, kami mau enjoy saja dulu,” katanya, menekankan nuansa kebersamaan.
Artikel Terkait
Rizki Juniansyah Resmi Kantongi Dua Sertifikat Rekor Dunia Angkat Besi dari Guinness
10 Wakil Indonesia Lolos ke 16 Besar All England, Dua Duel Perang Saudara Menanti
Tottenham Hadapi Ancaman Rekor Buruk Saat Jamu Crystal Palace
Persija Terancam Tertinggal, Rizky Ridho Desak Evaluasi Total