Di matanya, Persija tetaplah ancaman serius. Dia masih mengingat betul bagaimana permainan Macan Kemayoran bisa berbahaya, terutama saat bertransisi dari bertahan ke menyerang. Itu yang efektif mereka tunjukkan di pertemuan pertama musim ini.
Tekad Jansen jelas. Di momen spesial ini, tiga poin adalah kado terbaik untuk para suporter yang setia. Poin itu juga penting untuk perjalanan kompetisi mereka.
Namun begitu, misi Persija juga tak kalah besar. Saat ini mereka nangkring di posisi ketiga klasemen dengan 41 poin. Jarak dengan Borneo FC dan Persib Bandung di atasnya masih bisa dikejar, asal menang.
Tapi sejarah berkata lain. Tantangan terberat justru datang dari catatan buruk mereka di Gianyar. Sudah lama sekali Persija tak merasakan kemenangan di kandang Bali United terakhir kali itu terjadi way back in 2018. Statistik kelam itu jadi pekerjaan rumah yang nyata, dan harus dijawab di lapangan nanti.
Artikel Terkait
Masalah Paspor Dean James Batalikan Debutnya di Timnas Indonesia
Jean Mota Bawa Pelajaran Berharga dari Lionel Messi ke Persija Jakarta
Persipura Jayapura Hadapi Ujian Krusial Lawan PSIS dalam Perburuan Tiket Liga Super
Pelatih Persebaya Soroti Ujian Mental Jelang Laga Berat Kontra Persita