Apresiasi tingkat tinggi ini bukan sekadar pujian biasa. Dalam pandangan pemerintah dan pengurus olahraga, keberhasilan menyelenggarakan turnamen kelas Asia membuka peluang strategis yang lebih besar. Erick Thohir menyebutkan bahwa Indonesia berpotensi untuk masuk dalam kandidat tuan rumah Piala Dunia Futsal 2028.
Kesiapan infrastruktur dan antusiasme publik yang telah terbukti menjadi modal kuat untuk melangkah ke tingkat dunia. Rencana komunikasi dengan FIFA pun akan segera dirintis untuk membahas kemungkinan tersebut.
"Makanya tadi, kami dari pemerintah, dari futsal, siapa tahu bisa coba-coba bikin Kejuaraan Dunia Futsal di Indonesia. Siapa tahu bisa, namanya juga usaha, gitu. Karena memang isunya 2028 itu kalau Indonesia dapat, kan berarti Asia dua kali," tutur Erick.
Menteri yang juga berpengalaman di dunia olahraga internasional itu mengakhiri dengan optimisme, "Nah ini mungkin enggak secara FIFA, yang memang membawahi futsal juga FIFA, bisa mau bertoleransi. Ini yang kita tunggu nanti, kita lihat nanti."
Prestasi Tim dan Kredibilitas Negeri
Pencapaian Timnas Futsal Indonesia sebagai runner-up, dipadukan dengan pengakuan AFC atas penyelenggaraan turnamen, secara jelas memperkuat posisi Indonesia di peta futsal Asia. Kedua hal ini saling berkaitan; prestasi tim di lapangan meningkatkan daya tarik kompetisi, sementara suksesnya event memperkuat kredibilitas negeri sebagai penyelenggara yang kapabel.
Momen ini menjadi sinyal positif bagi masa depan futsal Indonesia. Kepercayaan dari federasi internasional, yang dibangun dari kerja keras dan profesionalisme, merupakan fondasi berharga untuk mewujudkan ambisi yang lebih besar, termasuk menghelat event berskala global di tanah air.
Artikel Terkait
Mercedes Incar Hattrick, Ferrari Siap Gagalkan Dominasi di F1 GP Jepang 2026
PSS Sleman Jaga Momentum Usai Libur, Siap Hadapi Kendal Tornado
Veda Ega Pratama Perkuat Julukan Baby Alien Usai Catat Lap Tercepat di Moto3 Brasil
Persebaya Evaluasi Lini Belakang, Rekrut Kiper Baru Jadi Opsi