Persebaya Hantam Bali United 3-1, Jarak ke Puncak Klasemen Liga 1 Menyempit

- Sabtu, 07 Februari 2026 | 22:30 WIB
Persebaya Hantam Bali United 3-1, Jarak ke Puncak Klasemen Liga 1 Menyempit

Malam itu di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Persebaya Surabaya tak sekadar meraih tiga poin. Mereka menorehkan pernyataan. Dengan kemenangan 3-1 atas Bali United, Sabtu (7/2/2026) lalu, tim berjuluk Green Force itu seolah berbisik: perburuan papan atas Liga 1 masih sangat terbuka.

Klasemen kini berbicara. Di posisi kelima, Persebaya mengumpulkan 35 poin dari 20 pertandingan. Jarak ke zona empat besar? Cuma dua angka. Bahkan, selisih enam poin dari Persija di puncak klasemen pun terasa semakin terjangkau. Sebuah situasi yang beberapa pekan lalu mungkin masih dianggap mimpi.

Pertandingan di Gianyar sendiri berlangsung efektif, hampir sempurna dari sisi organisasi tim tamu. Tekanan mereka datang sejak peluit awal dibunyikan. Leo Lelis dan Francisco Rivera sudah mengancam gawang Bali United di menit ketiga. Tuan rumah sempat membalas melalui Yachida dan Receveur, tapi lini belakang Persebaya yang solid membuat serangan itu mentah di luar kotak penalti.

Bernardo Tavares jelas punya skema yang jitu. Pemain seperti Dimas Wicaksono, Mihailo Perovic, dan Gali Freitas terus-menerus memaksa pertahanan Bali bekerja ekstra keras. Kebuntuan akhirnya pecah di menit ke-25. Perovic, dengan tenang, menempatkan bola ke sudut gawang. 1-0 untuk Persebaya.

Gol itu seperti memberi suntikan kepercayaan. Permainan Persebaya mengalir lebih lancar, dengan Rivera sebagai pengatur tempo di lini tengah. Ia membuka ruang, mengirim umpan-umpan berbahaya, menjadi otak dari setiap serangan.

Namun begitu, masalah datang menjelang turun minum. Perovic harus ditarik di menit ke-39. Penggantinya, Malik Risaldi, juga tak bertahan lama karena cedera. Persebaya terpaksa menutup babak pertama tanpa striker murni. Tapi alih-alih kacau, mereka justru menunjukkan kedewasaan. Skor 1-0 bertahan hingga istirahat.

Babak kedua menjadi momen pembuktian lain bagi strategi Tavares. Keputusannya memasukkan Alfan Suaib kelak terbukti brilian. Bali United mencoba bangkit, menekan lewat Campos dan Yachida. Sayangnya, barisan belakang Persebaya dipimpin Mitrevski, Lelis, dan Catur terlalu disiplin menjaga benteng mereka.

Momentum besar datang di menit ke-68. Alfan Suaib, menerima umpan matang dari Rivera, menggandakan keunggulan. 2-0. Mental tuan rumah mulai goyah.

Hanya empat menit berselang, kejutan lain datang. Risto Mitrevski, bek tengah yang biasanya jadi penjaga gawang hidup, malah mencetak gol ketiga! Umpan dari Gali Freitas ia selesaikan dengan baik. 3-0. Dominasi Persebaya di kandang lawan sudah tak terbantahkan.

Kemenangan ini punya makna lebih dalam. Ini bukti bahwa Persebaya bisa tampil disiplin dan efektif di kandang lawan, bahkan dalam kondisi tak ideal sekalipun.

Editor: Bayu Santoso


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar