PSIS Semarang Datangkan Bek Kanan Ibrahim Sanjaya, Rekrutan ke-17 Jelang Putaran Ketiga

- Jumat, 06 Februari 2026 | 17:30 WIB
PSIS Semarang Datangkan Bek Kanan Ibrahim Sanjaya, Rekrutan ke-17 Jelang Putaran Ketiga

MURIANETWORK.COM - PSIS Semarang mengukuhkan Ibrahim Sanjaya sebagai rekrutan ke-17 mereka pada bursa transfer paruh Championship musim 2025/2026. Bek kanan berpengalaman itu didatangkan dengan status pinjaman dari Persik Kediri untuk memperkuat lini belakang Mahesa Jenar yang dinilai masih minim opsi. Langkah ini semakin menegaskan gelagat ambisius sekaligus "ugal-ugalan" manajemen klub yang tengah berjuang menghindari degradasi dari posisi ke-9 Grup B.

Solusi untuk Sektor Pertahanan

Kedatangan Ibrahim Sanjaya bukan tanpa alasan yang mendesak. Sektor pertahanan, khususnya di sisi kanan, menjadi salah satu titik lemah yang perlu segera ditambal di tengah persaingan ketat Championship. Pemain yang pernah membela Persis Solo ini diharapkan bisa membawa pengalaman dan stabilitas segera.

Antusiasme pun terlihat dari sang pemain. Ibrahim menyambut positif tantangan baru di Semarang ini.

"Pastinya saya senang datang ke sini. Begitu gabung, teman-teman di sini langsung welcome dengan saya. Saya akan memberikan yang terbaik untuk tim agar bagaimana nanti tim ini bisa tetap bertahan," tuturnya dalam rilis resmi klub, Jumat (6/2/2026).

Strategi Manajemen Menghadapi Tekanan

Di balik layar, manajemen PSIS pimpinan Asisten Manajer Reza Handhika menjelaskan logika di balik perekrutan besar-besaran ini. Menurutnya, selain untuk menutupi kebutuhan spesifik di posisi tertentu, gelombang pemain baru ini juga ditujukan untuk menciptakan dinamika kompetisi yang sehat di dalam skuad.

"Kami resmikan Ibrahim Sanjaya menjadi pemain baru PSIS Semarang. Dirinya berstatus pinjaman dan alasan perekrutannya adalah karena kami masih minim pemain di pos bek kanan," jelas Reza.

Ia melanjutkan, "Harapannya dengan kedatangan Ibrahim, tim pelatih jadi punya opsi lebih banyak di posisi itu dan pemain yang sudah ada dapat bersaing secara sehat dan kompetitif."

Editor: Handoko Prasetyo


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar