MURIANETWORK.COM - Keresahan mulai menyelimuti kubu pendukung PSM Makassar menyusul lambatnya pemanfaatan pemain-pemain baru yang telah direkrut klub di bursa transfer. Dalam situasi kritis akibat cedera dan sanksi yang melanda skuad, para pemain anyar seperti Dusan Lagator dan Sheridin Boboev belum juga diturunkan, memicu pertanyaan tentang strategi manajemen tim di tengah tekanan untuk menghindari zona degradasi.
Kritik Pedas dari Kubus Suporter
Suara ketidakpuasan itu disampaikan secara gamblang oleh perwakilan suporter. Muhammad Alfajri, yang menjabat sebagai Menteri Luar Negeri kelompok Red Gank, tak menyembunyikan rasa heran dan kecewanya melihat pemain baru hanya "disimpan" dan belum didaftarkan secara resmi.
"Saya ini heran, tidak tahu mau berkata-kata apa lagi. Klub lain rekrut pemain untuk dimainkan, ini PSM kok malah disimpan. Ada apa sebenarnya ini," sesalnya.
Desakan dari suporter ini muncul bukan tanpa alasan. Posisi PSM di klasemen terancam, terutama jelang laga penting melawan PSBS Biak yang hanya berjarak tiga poin. Alfajri mengingatkan, kekalahan dalam kondisi kekuatan tim yang belum diperkuat bisa berakibat fatal.
"PSBS ini tim bagus, tidak boleh diremehkan. Jarak poin dengan PSM cuma tiga, jadi kalau PSM kalah, pasti poinnya sama. Jadi harus berhati-hati betul," harapnya.
Harapan dan Keterbatasan dari Sisi Pelatih
Di sisi lain, pelatih Tomas Trucha ternyata memiliki harapan yang selaras dengan suporter. Dalam kondisi sejumlah pilar tak bisa dimainkan, Trucha mengakui kebutuhan mendesak akan tenaga segar yang bisa langsung berkontribusi.
Artikel Terkait
PSM Makassar Dihukum FIFA Larangan Transfer Tiga Bursa Beruntun
Elkan Baggott Kembali, Timnas Indonesia Mulai Persiapan FIFA Series 2026
Veda Ega Pratama Raih Podium Moto3 Brasil, Dapat Hadiah Mobil dan Bonus Tunai
Veda Ega Pratama Raih Podium Moto3 Brasil di Balapan Keduanya