Ajax melihat lebih dalam dari sekadar statistik penyelamatan. Etos kerja Paes dianggap luar biasa. Dia disebut-sebut sebagai pekerja keras dalam setiap sesi latihan, pemain tim sejati, dan punya mentalitas juara. Semua itu dinilai cocok dengan kultur yang ingin dibangun klub.
“Dia punya mentalitas olahraga level tertinggi. Sangat cocok dengan tipe kiper yang kami cari,” tambah Beuker.
Dengan kedatangan Paes, struktur penjaga gawang Ajax terlihat lebih matang. Dia diharapkan bisa menjadi fondasi sekaligus mentor bagi kiper-kiper muda yang sudah ada di skuad. Kombinasi ini yang diharapkan memberi keseimbangan untuk tahun-tahun mendatang.
Adaptasinya pun diprediksi tak akan terlalu sulit. Sebelum hijrah ke Amerika, Paes sudah akrab dengan atmosfer Eredivisie lewat pinjamannya ke NEC Nijmegen dan masa-masa di FC Utrecht. Jadi, dia bukan orang baru yang butuh waktu lama untuk mengenal liga.
Kontrak panjang hingga lima setengah tahun ke depan jelas bukan komitmen biasa. Ini adalah tanda kepercayaan penuh. Ajax yakin Paes bukan sekadar solusi musim ini, melainkan bagian penting dari rencana jangka panjang mereka. Mereka tak hanya membeli seorang penjaga gawang, tapi juga sebuah kepastian.
Artikel Terkait
Emil Holm Tiba di Juventus, Bek Swedia yang Diharapkan Langsung Berkontribusi
Paes Kembali ke Ajax, Bawa Bekal Kedewasaan dari Petualangan di Amerika
Drama Transfer Jenner: Persija dan Dewa United Berebut di Menit Akhir
Harvey Elliott Terjebak di Aston Villa, Masa Depan di Liverpool Pun Suram