Namun begitu, rumor lain juga beredar. Ada yang menyebutkan minat dari raksasa Spanyol, Real Madrid. Tapi tampaknya, untuk saat ini, Klopp cukup nyaman dengan peran barunya sebagai kepala sepak bola global di Red Bull.
Oliver Mintzlaff, bos di Red Bull, tampaknya sama sekali tidak khawatir.
Memang, warisan Klopp di Liverpool tak perlu diragukan lagi. Sembilan tahun penuh gejolak, dia berhasil membawa pulang trofi Liga Premier dan Liga Champions yang paling didambakan. Sejarah yang tak mudah dilupakan.
Kunjungannya kali ini sebenarnya bukan yang pertama sejak hengkang. Beberapa waktu lalu, dia hadir sebagai pembicara di acara amal LFC Foundation. Bahkan, dia diangkat sebagai duta kehormatan pertama yayasan tersebut. Lalu, musim lalu, dia juga menyaksikan langsung kemenangan Liverpool atas Crystal Palace di Anfield.
Sayangnya, musim ini ceritanya berbeda. Di bawah Arne Slot, The Reds kesulitan mempertahankan performa puncak. Tekanan ada di mana-mana. Mungkin, kehadiran Klopp sebentar nanti bisa mengingatkan semua orang tentang aroma kemenangan dan semangat yang dulu pernah menyatukan kota ini.
Tanggal 28 Maret nanti, Anfield pasti akan bergemuruh. Bukan untuk tiga poin, tapi untuk kenangan, untuk persahabatan, dan untuk seorang pria yang namanya telah terukir abadi di hati Kop.
Artikel Terkait
Chelsea Siap Guncang Pasar dengan Tawaran Gila untuk Jude Bellingham
Persebaya Belum Puas, Bernardo Tavares Siapkan Kejutan di Penutupan Jendela Transfer
Sriwijaya FC Dibantai 15-0, Catatan Kelam di Stadion Banten
Garuda Futsal Amankan Tiket Perempat Final Usai Tumbangkan Kirgistan 5-3