Yang membuat situasi ini semakin rumit adalah pernyataan Goodwin sendiri di masa lalu. Dia sudah secara terbuka membantah rumor ketertarikannya ke Persebaya. Komitmennya pada Adelaide United ditegaskannya dengan jelas.
Begitu tulisnya di akun media sosial pribadi. Pernyataan itu sempat dianggap sebagai titik akhir dari seluruh spekulasi. Tapi, rupanya tidak. Nama Goodwin masih bergaung, seiring dengan rencana perombakan skuad Bajul Ijo.
Sebelumnya, Goodwin memang pernah masuk daftar target utama Persebaya di era Tavares. Klub Surabaya itu dikabarkan ingin mendatangkan pemain asing berpengalaman untuk memberi dampak langsung di paruh musim.
Nah, waktu pun semakin mendesak. Bursa transfer paruh musim BRI Super League 2025/2026 dibuka dari 10 Januari hingga 6 Februari 2026. Rentang waktu itu memberi kesempatan bagi manajemen Persebaya untuk bergerak. Tapi sampai detik ini, belum ada konfirmasi resmi sama sekali soal pendekatan mereka kepada Goodwin.
Jadi, apa yang sebenarnya terjadi? Dengan kontrak yang masih panjang dan pernyataan tegas sang pemain, rumor ini seperti menggantung. Apakah ini cuma isu lama yang dihangatkan kembali? Atau ada negosiasi diam-diam yang sedang berjalan? Publik sepak bola Indonesia, khususnya suporter Persebaya, hanya bisa menunggu dan melihat.
(Erfyansyah/)
Artikel Terkait
Mbappe Like Langkah Kurzawa ke Persib, Sorotan Dunia Tiba di Bandung
Drama Penentuan Liga Champions: Siapa Lolos, Siapa Terhempas?
Dua Kemenangan Mulus Ganda Putri, Rian/Rahmat Bangkit dari Keteteran di Thailand Masters
Cedera Parah Paksa Dorgu Absen Hingga 10 Minggu, Pukulan Telak Bagi MU