Tinjauan internal, begitu ia menyebutnya, adalah langkah krusial. "Anda perlu melakukan tinjauan internal untuk mendapatkan feedback dari para pemain," tegasnya.
"Mereka akan melakukan proses feedback untuk mendapatkan informasi," sambung Herdman.
Jadi, bagaimana mekanismenya? Masukan dari para pemain itu nantinya akan dikombinasikan dengan analisis teknis Herdman sendiri sebagai pelatih kepala. Dengan cara ini, keputusan yang lahir diharapkan lebih objektif dan, yang paling penting, bisa mendongkrak performa tim.
"Dengan informasi, saya bisa mengambil keputusan terbaik. Namun, informasi soal itu akan segera diumumkan," pungkasnya menutup pembicaraan.
Langkah ini jelas bukan sekadar formalitas. Ini adalah pernyataan filosofi. Herdman tampaknya benar-benar ingin membangun fondasi Timnas Indonesia dengan komunikasi yang terbuka dan keterlibatan aktif dari seluruh elemen, terutama pemainnya.
(Erfyansyah/)
Artikel Terkait
Drama Penentuan Liga Champions: Siapa Lolos, Siapa Terhempas?
Dua Kemenangan Mulus Ganda Putri, Rian/Rahmat Bangkit dari Keteteran di Thailand Masters
Cedera Parah Paksa Dorgu Absen Hingga 10 Minggu, Pukulan Telak Bagi MU
Timnas Futsal Indonesia Hancurkan Korea Selatan 5-0 di Laga Pembuka Piala Asia