JAKARTA Babak baru untuk Skuad Garuda akhirnya dimulai. PSSI secara resmi menunjuk John Herdman, pelatih asal Inggris, sebagai nahkoda baru Timnas Indonesia. Kursi itu memang sudah kosong sejak Oktober tahun lalu, dan kini kepercayaan itu jatuh ke tangan Herdman dengan kontrak dua tahun plus opsi perpanjangan.
Harapan? Tentu saja besar. Publik langsung menaruh ekspektasi tinggi padanya. Dan itu wajar. Rekam jejak pria ini di kancah internasional cukup berbicara. Dialah salah satu arsitek kebangkitan sepak bola Kanada, membawa mereka dari tim muda yang berkembang hingga tim senior yang kompetitif di Piala Dunia. Pengalaman panjang itu jadi modal berharga.
Namun begitu, jalan yang harus dilalui Herdman tidak akan mulus. Tantangan sudah menunggu di depan mata. Kalender Timnas Indonesia dalam waktu dekat sangat padat. Mulai dari FIFA Series bulan Maret, lalu Piala AFF di pertengahan tahun, hingga serangkaian FIFA Matchday yang beruntun di akhir 2026. Piala AFF 2026 sendiri jelas jadi target yang menyita perhatian semua pihak.
Di tengah antusiasme ini, ada satu pertanyaan besar yang belum terjawab.
Siapa yang akan mendampingi Herdman sebagai asisten pelatih?
Hingga detik ini, PSSI masih tutup mulut soal susunan tim kepelatihan yang lengkap. Ketiadaan pengumuman itu memicu spekulasi di mana-mana. Banyak pengamat sepakat, kehadiran asisten lokal itu krusial. Sangat. Mereka bisa membantu Herdman memahami karakter pemain, kultur sepak bola kita, dan dinamika liga domestik. Kolaborasi antara pelatih asing berpengalaman dan asisten lokal yang paham medan dinilai sebagai formula ideal untuk percepatan adaptasi.
Artikel Terkait
Endrick Hattrick, Lyon Gempur Metz 2-5
Gaji Herdman di Timnas Indonesia: Lebih Rendah dari Kluivert, Tugasnya Tak Kalah Berat
Wenger Soroti Kekurangan Arsenal Usai Tumbang dari United
PSM Makassar Siapkan Kejutan: Luka Cumic Tiba-tiba Didaftarkan