Mimpi Joey Pelupessy untuk tetap bermain di Eropa kini bukan lagi sekadar angan-angan. Semuanya berkat performa gemilang Lommel SK di Challenger Pro League Belgia musim ini. Deretan kemenangan mereka tak hanya membuka jalan promosi ke divisi utama, tapi juga berpotensi menggagalkan niat beberapa klub Indonesia yang sudah mengincarnya.
Momentum positif itu terus berlanjut. Di pekan ke-21, Minggu lalu, mereka menjamu KAS Eupen di Stadion Soeverein. Hasilnya? Sebuah comeback dramatis yang bikin decak kagum.
Bayangkan, di babak pertama mereka tertinggal dua gol tanpa balas. Isaac Nuhu, pemain Eupen, mencetak dua gol cepat di menit ke-29 dan 38. Situasi terlihat suram untuk tim tuan rumah.
Namun begitu, segalanya berubah setelah turun minum. Lommel SK bangkit dengan semangat berbeda. Mereka bermain lebih agresif, lebih rapi. Perlahan, tekanan mereka berbuah hasil.
Zalan Vancsa memulai kebangkitan itu di menit ke-72. Gol itu seperti penyemangat. Laga terus berjalan panas hingga injury time. Dan di saat-saat genting itulah keajaiban terjadi.
Sam de Grand menyamakan kedudukan di menit 90 3. Stadion bergemuruh. Tapi mereka belum puas. Hanya tiga menit berselang, Nicolas Rommens menghantam bola ke gawang lawan. 3-2! Kemenangan sensasional pun jadi milik Lommel SK.
Kemenangan beruntun ini jelas menempatkan mereka di posisi ideal untuk berebut tiket promosi. Tren mereka sedang naik daun, dan klasemen membuktikannya.
Artikel Terkait
PSM Makassar Rekrut Striker Serbia dengan Cara Tak Biasa
Persebaya Buktikan: Bola Bukan Segalanya, Efisiensi yang Bicara
Berguinho Pecah Kebuntuan, Persib Rebut Puncak Klasemen Usai Atasi PSBS
Tawaran Nyaris Gratis Pescara yang Gagalkan Kepulangan Barba ke Italia