Pemalsuan ijazah? Tampaknya bakal semakin sulit. Kini, ada satu elemen yang disebut-sebut sebagai kuncian mati: hologram.
Menurut sejumlah pihak, fitur keamanan ini hampir mustahil untuk ditiru oleh pemalsu. Mereka mungkin bisa mengakali embos atau watermark, tapi hologram adalah cerita lain. Itulah rahasia yang melekat pada dokumen asli.
Dokter Tifa, dalam sebuah diskusi bersama Roy Suryo, menjelaskan poin ini dengan gamblang.
"Ini kuncian terakhir bagi kepalsuan ijazah, yaitu sesuatu yang tidak mungkin dipalsukan, yaitu hologram. Jadi ini adalah rahasia dari ijazah asli. Mereka mungkin bisa memalsukan embos-embosan, menambahkan watermark, tapi mereka tidak akan bisa memalsukan atau menambahkan hologram," ujarnya.
Pernyataan itu muncul di tengah ramainya perbincangan publik soal keaslian dokumen. Di sisi lain, hologram dianggap sebagai tameng akhir. Teknologinya memang kompleks, butuh peralatan khusus. Bukan pekerjaan mudah bagi pemalsu kelas teri sekalipun.
Isu ini pun merambah ke ruang digital. Di Twitter, misalnya, beredar sebuah video pendek yang disertai narasi provokatif. "Hologram membuat jokowi game over," tulis salah satu akun, meski konteks lengkapnya tak begitu jelas.
VIDEO:
Hologram membuat jokowi game over. pic.twitter.com/DfSG3GdwIq
— 🏵️❇️RAHMAH HASTUTI ❇️🏵️ (@124hmahHastuti1) January 24, 2026
Jadi, benarkah hologram adalah solusi pamungkas? Waktulah yang akan menjawab. Tapi satu hal yang pasti, perang melawan ijazah palsu kini punya senjata baru yang cukup menjanjikan. Setidaknya untuk sementara waktu.
Artikel Terkait
PSG Vs Bayern Munich di Semifinal Liga Champions, Laga Final Dini yang Diprediksi Ketat
Tiga Sipir Lapas Blitar Diduga Jual Beli Kamar Sel Khusus hingga Rp100 Juta per Napi
Tim Uber Indonesia Kunci Juara Grup C Usai Comeback Dramatis Lawan Chinese Taipei
Polda Papua Bongkar Praktik Ilegal BBM Subsidi di Merauke, Negara Rugi Hingga Rp197 Juta