Di tengah euforia ini, peran Joey Pelupessy tetap tak bisa diabaikan. Pemain berdarah Maluku itu sudah jadi bagian penting dari lini tengah tim. Melawan Eupen, itu adalah penampilan ke-18nya musim ini.
Joey mengawali laga sebagai starter dan bermain solid selama 60 menit sebelum digantikan Rommens sang pahlawan di akhir laga. Meski tak mencetak gol, kontribusinya di lapangan tengah sangat krusial.
Statistik dari FotMob memberinya rating 6.6. Angka itu mungkin tak fantastis, tapi lihat detailnya: satu tembakan mengancam, 42 sentuhan bola, dan akurasi umpan yang nyaris sempurna, 97%. Itu menunjukkan betapa efektifnya dia dalam mengalirkan permainan.
Kini, Lommel SK duduk di peringkat ketiga dengan 38 poin. Mereka cuma terpaut tujuh angka dari Kortrijk di posisi kedua zona promosi otomatis. Dengan sisa laga yang masih banyak, peluang untuk mengejar sangat terbuka. Bahkan jika gagal finis di dua besar, masih ada jalur play-off yang bisa ditempuh.
Inilah yang membuat situasi Joey Pelupessy jadi menarik. Peluangnya bertahan di Eropa kian besar. Isu kepindahannya ke Liga Indonesia pun pelan-pelan meredup.
Klub-klub seperti Persib atau Persebaya yang sempat dikabarkan tertarik, mungkin harus memendam dulu impian mereka. Ambisi Lommel SK naik kasta ternyata jauh lebih kuat, dan Joey tampaknya akan jadi bagian dari ambisi itu.
(Erfyansyah/)
Artikel Terkait
PSM Makassar Rekrut Striker Serbia dengan Cara Tak Biasa
Persebaya Buktikan: Bola Bukan Segalanya, Efisiensi yang Bicara
Berguinho Pecah Kebuntuan, Persib Rebut Puncak Klasemen Usai Atasi PSBS
Tawaran Nyaris Gratis Pescara yang Gagalkan Kepulangan Barba ke Italia