Liburan Natal dan Tahun Baru biasanya jadi momen ramai untuk Pantai Carita di Pandeglang. Tapi tahun ini, suasana ramai itu tak kunjung datang. Pantai yang biasanya dipadati pengunjung justru terlihat lebih sepi. Penyebab utamanya? Cuaca yang tak bersahabat.
Ruki Hardiansyah, pengelola Pantai Pasir Putih Carita, mengaku kecewa. Dari pantauannya, tidak ada lonjakan pengunjung yang berarti selama periode liburan.
“Dari libur Natal sampai hari ini, tidak ada peningkatan pengunjung yang signifikan,” ujarnya pada Kamis pertama di tahun 2026.
Menurut perhitungannya, jumlah wisatawan yang datang hanya sekitar 3.000 orang. Angka itu jauh dari memuaskan. Bahkan, jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, terjadi penurunan yang cukup tajam.
“Kalau dibandingkan tahun kemarin, penurunannya di kisaran 40 persen. Jauh sekali dari harapan kami,” keluhnya.
Ruki tak menyangkal. Cuaca ekstrem yang beberapa waktu terakhir melanda Pandeglang menjadi biang keladinya. Hujan lebat dan gelombang tinggi membuat banyak orang mengurungkan niat berlibur ke pantai. “Salah satunya karena cuaca ekstrem,” tegasnya.
Di sisi lain, ia tetap mengingatkan pentingnya kewaspadaan. Bagi yang tetap memutuskan datang, Ruki berharap mereka mematuhi semua aturan yang ada.
“Kalau berwisata ke pantai, tetap waspada dan mengikuti protokol serta aturan yang sudah disediakan di setiap lokasi,” imbau Ruki.
Harapannya sederhana: keamanan pengunjung tetap jadi prioritas, meski jumlah mereka tak sebanyak yang diharapkan.
Artikel Terkait
Propam Polda Sulsel Selidiki Kematian Bintara Muda Diduga Dianiaya di Asrama
Gunung Ibu Erupsi, Kolom Abu Membubung 300 Meter
Gerakan Indonesia ASRI Perluas Aksi Bersih-Bersih Ruang Publik di Hari Peduli Sampah
Turis Selandia Baru Ancam Warga dengan Parang Usai Ricuh di Musala Gili Trawangan