Minggu malam nanti, Emirates Stadium bakal jadi pusat perhatian. Bukan sembarang laga, tapi duel klasik yang selalu bikin deg-degan: Arsenal menjamu Manchester United. Pekan ke-23 Premier League ini menyajikan sajian terberat, mempertemukan dua tim yang lagi percaya diri. Momentum positif jadi modal utama keduanya, dan tiga poin yang dipertaruhkan terasa jauh lebih berharga dari angka-angka biasa.
Jadwalnya sendiri jatuh pada Minggu, 25 Januari 2026, tepatnya pukul 23.30 WIB. Buat yang mau nonton, siaran langsungnya bisa diakses lewat aplikasi Vidio. Dari segi atmosfer, jangan tanya. Sejak kick-off pertama, tensi dipastikan langsung melonjak. Arsenal, sang pemuncak klasemen, tentu ingin mempertahankan tahta. Sementara United, yang baru saja mencatat kemenangan prestisius di derby Manchester, datang dengan mental pemenang yang menggebu.
Papan Atas yang Mencekam
Lihat saja klasemen sementara. Arsenal masih nyaman di puncak dengan 50 poin. Mereka unggul tujuh angka dari Manchester City dan Aston Villa yang sama-sama nangkring di 43 poin. Tapi di bawahnya, persaingan jauh lebih ketat. Liverpool di posisi empat cuma punya 36 poin. Nah, United sendiri nempel banget di peringkat lima dengan 35 poin. Chelsea menyusul dengan 34 poin.
Artinya apa? Satu kekalahan saja bisa langsung mengacak-acak posisi. Perebutan tiket kompetisi Eropa masih sangat terbuka dan sengit. Di sisi lain, papan bawah juga tak kalah seru. West Ham (17 poin) dan Burnley (14 poin) masih berjuang, sementara Wolverhampton terpuruk di dasar dengan cuma delapan poin dari 22 laga.
Lebih Dari Sekadar Tiga Poin
Pertandingan ini jelas punya dampak besar bagi kedua kubu. Bagi Arsenal, ini soal menjaga jarak aman dari pengejar. Bagi Setan Merah, poin penuh sangat dibutuhkan untuk tetap berada di zona persaingan Eropa. Tekanan tinggi, kualitas pemain bintang, plus sejarah panjang rivalitas semuanya menjanjikan laga dengan intensitas maksimal.
Menurut sejumlah saksi, suasana latihan kedua tim pun sudah terasa panas. Semua pemain paham betul apa yang dipertaruhkan.
Para Pemburu Gol dan Assist
Persaingan individu juga layak disorot. Di papan top skor, Erling Haaland (Manchester City) masih memimpin dengan 20 gol. Igor Thiago (Brentford) ada di belakangnya dengan 16 gol, disusul Antoine Semenyo (Manchester City) yang mencetak 10 gol. Beberapa nama seperti Calvert-Lewin (Leeds) dan Bruno Guimaraes (Newcastle) juga tak boleh diremehkan.
Kalau urusan umpan matang, Bruno Fernandes masih yang terdepan. Playmaker United itu punya sembilan assist, mengungguli Ryan Cherki (Man City) dan Jack Grealish (Everton). Nama-nama seperti Granit Xhaka dan Mohamed Kudus juga masuk dalam lima besar, membuktikan kreativitas mereka di musim ini.
Artikel Terkait
Drama di Istora: Jafar/Felisha Gagal ke Final Usai Duel Sengat Tiga Gim
Alwi Farhan Gasak Lawan, Lolos ke Final Indonesia Masters
Andy Robertson di Persimpangan: Anfield atau Tottenham?
Veda Ega Pratama Resmi Masuk Kandang Banteng Merah, Siap Guncang Moto3