Malut United Siap Balas Dendam, Persik Kediri Bawa Senjata Baru

- Sabtu, 24 Januari 2026 | 10:00 WIB
Malut United Siap Balas Dendam, Persik Kediri Bawa Senjata Baru

Sabtu sore nanti, Stadion Gelora Kie Raha di Ternate bakal ramai. Malut United FC akan menjamu Persik Kediri untuk membuka babak kedua Super League 2025/2026. Laga pekan ke-18 ini bukan sekadar pertandingan biasa; bagi kedua tim, ini soal momentum.

Menurut laporan Jawa Pos, duel ini mempertemukan dua kubu dengan ambisi yang jelas berbeda. Malut lagi di atas, Persik masih berjuang di tengah papan. Tapi sejarah pertemuan mereka bilang, ini bakal seru.

Pelatih Malut United, Hendri Susilo, tampaknya cukup puas dengan persiapan anak asuhnya. Usai menjalani latihan intensif dan evaluasi mendalam di training ground mereka, tim dari Maluku Utara itu siap tempur.

“Persiapan berjalan baik dan secara umum kami siap menghadapi Persik Kediri,” katanya dengan nada percaya diri.

Hendri mengaku banyak pelajaran berharga didapat dari putaran pertama. Antusiasme dan keseriusan para pemain, itu yang dia pegang sebagai modal utama untuk paruh musim yang lebih berat ini.

Di klasemen, posisi mereka terpaut jauh. Malut United kokoh di peringkat empat dengan 34 poin, sementara Persik Kediri tercecer di posisi 13 dengan 19 poin. Tapi statistik head-to-head tiga pertemuan terakhir justru menunjukkan keseimbangan: masing-masing satu menang, satu seri, satu kalah. Kekalahan Malut sendiri terjadi di pertemuan awal musim ini, 1-2 di markas Persik.

Kekalahan itu rupanya masih membekas. Hendri menyebutnya sebagai pemicu mental. Dia yakin timnya bisa balas dendam di depan pendukung sendiri.

“Para pemain Malut United memiliki mentalitas yang sudah teruji. Tentu mereka tidak akan mau kalah lagi. Saya yakin dan percaya mereka akan memberikan yang terbaik di lapangan,” tegas mantan pelatih PSBS Biak itu.

Namun begitu, tamu dari Kediri tak datang dengan tangan kosong. Pelatih mereka, Marcos Reina Torres, sudah menyiapkan strategi khusus. Dia mengakui Malut United adalah salah satu tim terkuat dan termahal di liga saat ini.

“Kami tahu bahwa kami akan menghadapi salah satu tim terbaik di Liga, dan mereka salah satu tim dengan pemain termahal. Jadi kami akan melawan pemain yang sangat bagus. Makanya, kami perlu bermain cerdas melawan mereka,” kata pelatih asal Spanyol itu.

Masa jeda kompetisi dimanfaatkan betul oleh Persik. Dua pekan terakhir diisi dengan latihan intens dan analisis mendalam terhadap gaya permainan Malut United.

“Kami harus mengetahui kekuatan dan kelemahan lawan. Jadi saya ingin pemain Persik tampil maksimal. Selama dua minggu terakhir, kami intens latihan untuk tim sendiri dan menganalisis tim Malut United. Jadi kami sangat siap untuk bermain bagus,” ucap Marcos Reina.

Menariknya, Persik membawa tiga pemain asing baru ke Ternate: Adrian Luna, Jon Toral, dan Chechu Meneses yang terakhir adalah pemain pinjaman dari Malut United sendiri. Tapi Marcos Reina masih bermain misteri soal komposisi pemain.

“Kami bawa pemain terbaik untuk melawan Malut United, termasuk tiga pemain asing baru kami. Tapi, saya tidak bisa memastikan siapa yang akan bermain. Jika pemain baru itu tak tampil, kami akan menyimpannya untuk pertandingan berikutnya,” tuturnya.

Meski dihadapkan pada tim dengan materi pemain yang diakui mumpuni, Marcos Reina menegaskan pendekatannya tetap sama. Tak ada fokus khusus pada satu bintang lawan.

“Saat kami bermain melawan tim-tim seperti Malut United atau lainnya, tidak ada satu pemain pun yang jadi fokus khusus di permainan. Semua pemain Malut United harus kami waspadai. Kami akan tampil normal saja,” pungkasnya.

Nah, dengan semua persiapan dan tekad dari kedua sisi, pertandingan Sabtu sore ini diprediksi bakal ketat. Bagi Malut, ini peluang emas mengokohkan posisi di puncak. Bagi Persik, ini kesempatan berharga untuk meraih poin penting dan mengubah nasib di klasemen. Yang pasti, penonton di Ternate dan yang menyaksikan dari layar kaca, berhak berharap pada sebuah laga yang seru.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar