Proses pemilihannya sendiri diklaim sangat ketat. PSSI melalui GSI membuka tender pada 3 Juli 2025 lalu. Tujuh peserta dari dalam dan luar negeri ikut serta. Seluruh tahapan, mulai evaluasi teknis, finansial, hingga presentasi, dinilai oleh tim independen dari GSI.
Prinsipnya sederhana: keadilan mutlak. Hasilnya, Kelme lah yang dinilai punya kapabilitas dan komitmen terbaik untuk perkembangan sepak bola Indonesia. Mereka terpilih jadi mitra untuk PSSI dan juga Federasi Futsal Indonesia.
Dari sisi kemampuan produksi, Kelme dianggap unggul. Materialnya berstandar dunia, plus mereka punya fleksibilitas untuk membuat desain khusus yang bisa membedakan identitas Timnas Indonesia di kancah global.
Reputasinya juga tak perlu diragukan lagi. Brand ini adalah sponsor resmi Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), mendukung berbagai tim nasional lain, dan menjadi apparel bagi sejumlah klub elit di Eropa dan Amerika. Rekam jejaknya cukup berbicara.
Komitmen Kelme ternyata cukup menyeluruh. Tak cuma untuk tim senior putra, mereka akan menyediakan apparel untuk semua kelompok usia dan gender timnas. Bahkan, termasuk seragam wasit dan competition apparel untuk kompetisi muda seperti Piala Soeratin.
Dan yang tak kalah penting, mulai Maret 2026 nanti, Kelme juga akan menjadi partner resmi Timnas Futsal Indonesia. Ini tim yang prestasinya sedang bersinar, setelah jadi juara AFF dan peraih medali emas SEA Games 2025. Kerja sama ini sepertinya memang dirancang untuk jangka panjang, mencakup banyak aspek. Tinggal tunggu hasilnya di lapangan.
Artikel Terkait
Sabar/Reza Tumbangkan Malaysia, Final Ganda Putri Indonesia Masters 2026 Pasti Diraih Tim Merah Putih
Apri/Lanny Taklukkan Tekanan, Tiket Semifinal Indonesia Masters 2026 Dibayar Mahal
Tiga Pasangan Indonesia Sikat Lawan, Semifinal Indonesia Masters 2026 Dikuasai Tuan Rumah
Persebaya Siap Tancap Gas, PSIM Berbenah di Tengah Badai Cedera