BIRMINGHAM Akhirnya! Jadon Sancho mencetak gol. Bukan untuk Manchester United, melainkan untuk Aston Villa dalam kemenangan tipis 1-0 atas Fenerbahce di Liga Europa. Gol itu, sebuah sundulan di menit ke-25, sekaligus mengantarkan Villa ke babak 16 besar. Tapi di balik bola yang masuk ke gawang, ada pesan lain yang tersirat, seolah ditujukan untuk seseorang di Old Trafford.
Usai laga, suasana hatinya terlihat jauh lebih ringan. Sancho, yang dipinjam Villa dari United, berbicara pada TNT Sports. Sorot mata dan senyumnya bicara banyak.
"Dia terus bilang ke saya untuk tetap positif setiap kali main," ujarnya, merujuk pada manajer Unai Emery.
"Punya manajer yang mendukung dan percaya pada saya, rasanya enak banget. Setiap kesempatan yang saya dapat, saya akan beri 100 persen. Semoga bisa cetak lebih banyak lagi."
Kata-kata itu terdengar biasa saja. Tapi bagi yang mengikuti kisruhnya dengan Erik ten Hag, nada Sancho terasa seperti sindiran halus. Ia jelas merasakan 'dukungan' yang selama ini ia rindukan. Di Manchester, hubungannya dengan Ten Hag merenggang, berujung pada dua kali masa peminjaman. Bahkan setelah kembali dari Chelsea, ia sama sekali tak dimainkan di era Ruben Amorim.
Sekarang, di Villa Park, napasnya seolah kembali. Ia bermain dengan beban yang lebih ringan, menjadi ancaman konstan hingga ditarik keluar di menit akhir.
Artikel Terkait
Gagal ke Persib, Joey Pelupessy Malah Dikepung Rival
Kastaneer Absen, Persis Solo Tumbang dan Isu Transfer ke PSM Menguat
Lanny/Apriyani Tumbangkan Taiwan Lewat Drama Tiga Gim di Istora
Harapan Tiwi/Fadia Pupus di Perempat Final Indonesia Masters