Musim ini, setelah berpisah dengan Persebaya, Hidayat membela PSMS Medan di Championship. Namun, sebelum paruh musim berakhir, dia memutuskan menerima tawaran pinjaman dari PSIS. Menurut sejumlah pihak di internal klub, pengalaman dan mental bertandingnya jadi nilai lebih yang dicari.
Di sisi lain, Hidayat sendiri terlihat antusias dengan tantangan barunya ini.
“Saya senang bisa bergabung ke PSIS. Saya sudah tahu kualitas PSIS sejak dulu,” katanya.
“Semoga saya bisa memberikan kontribusi maksimal untuk tim di sisa musim ini.”
Dengan kedatangan Hidayat, ambisi PSIS di paruh kedua musim semakin jelas. Mereka tak cuma menambah tubuh, tapi juga memburu pengalaman dan ketenangan di lapangan. Dua hal itulah yang seringkali jadi pembeda saat tekanan datang menghadang. Targetnya jelas: tampil lebih stabil dan kompetitif.
Laskar Mahesa Jenar sepertinya serius betul. Perombakan besar-besaran ini adalah pernyataan sikap. Tinggal menunggu waktu, apakah semua potongan puzzle yang baru itu bisa menyatu dengan cepat.
Artikel Terkait
Persib Buka Suara Soal Isu Investasi Rp1,5 Triliun dari Jerman
Persib Kejar Gelar, Persebaya dan PSM Berjuang di Jalur Berbeda Jelang Akhir Musim
Juventus Incar Emiliano Martinez, Kiper Aston Villa, untuk Perkuat Mistar Gawang
PSM Makassar Kembali Dihukum FIFA, Dilarang Transfer Tiga Periode